Hamilton Dikabarkan Bakal Jadi Pebalap F1 Bergaji TertinggiKontakPerkasa Futures, Saat ini Lewis Hamilton belum menandatangani kontrak baru dengan Mercedes. Berhembus kabar kalau Mercedes siap menawari kesepakatan yang akan membuat Hamilton menjadi pebalap F1 dengan gaji terbesar.

Hamilton menyudahi musim 2014 dengan predikat juara dunia F1 setelah memenangi duel sengit dengan rekan satu timnya sendiri, Nico Rosberg. Itu menjadi gelar juara dunia kedua untuknya.

Sejauh ini pebalap Inggris 30 tahun itu sendiri belum teken kontrak baru dengan Mercedes yang pada tahun 2013 lalu mengikatnya dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Artinya, kontrak Hamilton saat ini akan habis di akhir musim 2015 mendatang.

Di pertengahan musim lalu, pembicaraan seputar kontrak baru memang sengaja ditunda agar Hamilton bisa berkonsentrasi sepenuhnya pada persaingan di atas lintasan. Menyongsong musim baru, pembicaraan kontrak pun konon kembali dilanjutkan.

Dengan kemampuan dan statusnya saat ini, Mercedes pun disebut-sebut tidak mau kehilangan Hamilton. Bos Mercedes Niki Lauda, yang dikenal sebagai penyuka gaya Hamilton, juga sudah menuturkan optimisme untuk bisa mempertahankannya.

“Kami bertekad mempertahankan Lewis. Itu akan terjadi. Dan saya tak risau mengenai penundaan karena kedua kubu sama-sama ingin lanjut. Tapi kami tak buru-buru,” kata mantan juara dunia F1 tersebut.

Optimisme sudah dilontarkan, dengan kabar teranyar menyebut bahwa itu tidak lepas dari iming-iming gaji besar buat Hamilton. Daily Star mengabarkan, Mercedes siap menggaji Hamilton dengan besaran 25 juta poundsterling per tahun (Rp 480 miliar).

Jika benar demikian maka Hamilton akan menjadi pebalap F1 dengan gaji tertinggi melampaui Fernando Alonso, Kimi Raikkonen, dan Sebastian Vettel yang pada tahun 2014 lalu digaji 22 juta euro (Rp 329 miliar) oleh timnya masing-masing. Pada saat itu sendiri Hamilton digaji 20 juta euro (Rp 300 miliar) oleh Mercedes.

Apapun, Hamilton terang-terangan juga sudah menyatakan hasratnya bertahan dengan Mercedes yang sudah memberinya gelar juara dunia keduanya setelah yang pertama ia raih bersama McLaren pada 2008 lalu.

“Tak semua orang bisa bekerja sama dengan tim sehebat ini. Mereka membantuku mencapai impian dengan sebuah mobil hebat yang dominan,” tuturnya. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.