Hamilton Yakin Bisa Menang Andai Mobilnya Tak Bermasalah KontakPerkasa Futures, Lewis Hamilton sangat yakin dirinya bisa mengalahkan Nico Rosberg dalam balapan GP Rusia. Namun, karena mesin mobilnya bermasalah, dia pun harus rela finis di belakang rekan setimnya di Mercedes itu.

Hamilton mengawali balapan di Sirkuit Sochi, Minggu (1/5/2016), dari posisi kesepuluh. Pebalap Inggris itu menyentuh garis finis di posisi kedua, di belakang Rosberg yang menjadi pemenang.

Setelah melakukan pit stop, Hamilton tertinggal 13 detik dari Rosberg. Namun, dia mampu memangkas jarak itu menjadi tujuh detik.

Hamilton kemudian terus berusaha untuk mendekati Rosberg. Namun, dia mendapatkan informasi dari timnya bahwa ada kemungkinan masalah tekanan air di mesin mobilnya. Hamilton akhirnya melambat dan harus puas finis kedua.

“Tak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa saya bisa memenanginya. Saya punya kecepatan, tapi kemudian saya punya masalah mesin lagi, jadi saya harus melambat,” ujar Hamilton yang dikutip Crash.

“Saya tak tahu seberapa kritis kondisi mesin. Tidak ada indikasi yang saya rasakan di dalam mobil, tapi saya harus melambat,” tambahnya.

“Saya tahu mobil terasa baik dan pada saat itu saya melaju lebih cepat daripada Nico, jadi saya berusaha untuk menyalip. Jarak saya dengan Nico memang cukup jauh, tapi jarak itu terpangkas dari 13 detik menjadi 7,5 detik dan pada titik itu saya harus melambat,” kata Hamilton.

Hamilton kini menempati posisi kedua di klasemen sementara F1 dengan 57 poin. Dia tertinggal cukup jauh dari Rosberg yang mengoleksi 100 poin. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.