PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Emas melemah di sesi Asia, Kamis pagi, setelah jajak pendapat pada malam bersejarah referendum Brexit di Inggris Raya menunjukkan potensi hasil yang ketat, meskipun sentimen berpihak ke kampanye “Tetap”.

Di divisi Comex Bursa Perdagangan New York, emas untuk pengiriman Agustus berkurang 0,42% menjadi $1,264.70 per troy ounce.

Perak untuk pengiriman Juli turun 0,39% menjadi $17,245 per troy ounce, sementara tembaga berjangka untuk pengiriman Juli naik tipis 0,14% menjadi $2,137 per pon.

Semalam, emas jatuh ke posisi baru terendah dua minggu sebelum menghapus beberapa kerugian.

Pada hari Rabu, FTSE 100 naik 57 poin atau 0,9% ke 6.284, ditutup pada level tertinggi dua minggu. Dengan keuntungan berlanjut tersebut, ekuitas Inggris Raya kembali ke level awal bulan ini sebelum kampanye “Tinggalkan” dalam pemungutan suara hari Kamis yang sangat diantisipasi mulai mendapatkan momentum. Analis di UBS menambahkan dengan memberikan prediksi bahwa FTSE bisa turun sebesar 20% jika Inggris Raya memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa. Investor miliarder George Soros Selasa mengatakan bahwa British Pound juga bisa jatuh 20% dengan skenario seperti itu.

Selama beberapa bulan terakhir, politisi terkemuka dan ekonom seperti Perdana Menteri Inggris Raya David Cameron, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Direktur IMF Christine Lagarde telah mengeluarkan peringatan mencolok tentang konsekuensi dari potensi Brexit. Pada saat yang sama, Pemimpin Parlemen Inggris Chris Grayling, Sekretaris Budaya John Whittingdale dan mantan walikota London Boris Johnson telah menunjukkan dukungan untuk gerakan “Tinggalkan”.

Di Washington DC, Ketua Federal Reserve Janet Yellen menegaskan kembali sikapnya bahwa jika suara mendukung Brexit dapat memiliki konsekuensi serius terhadap ekonomi global dan pasar keuangan. Dalam testimoni di Capitol Hill, Gedung Kongres AS, Yellen mengatakan kepada House Financial Services Committee bahwa dia belum menjadwalkan pertemuan darurat di akhir minggu dengan kemungkinan bahwa kampanye “Tetap” dikalahkan.

Voti “Tinggalkan” dianggap sebagai optimis bullish untuk emas, karena investor menumpuk investasi ke aset safe haven dengan peningkatan kekhawatiran bahwa pemisahan Inggris dari blok Eropa bisa memicu resesi di seluruh zona euro. Khususnya, hal ini akan membutuhkan proses minimal dua tahun bagi Inggris Raya untuk meninggalkan Uni Eropa jika kampanye “Tinggalkan” menang. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES