Harga Emas Turun Terkait Isyarat Kenaikan Suku Bunga Oleh The Feds KontakPerkasa Futures, Harga emas jatuh setelah anggota voting dari The Feds AS mengatakan bahwa bank sentral telah mendekati langkah untuk menaikkan suku bunga, mengangkat dolar ke level tertingginya empat bulan sebelum data ketenagakerjaan dirilis pada minggu ini yang mungkin akan menjadi masalah dalam bertindak .

Bullion untuk pengiriman cepat turun sebesar 0,2 persen menjadi $ 1,085.79 per ons dan diperdagangkan di $ 1,086.71 pada 8:34 pagi di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Harga Logam turun untuk minggu keenam pada pekan lalu yang disebabkan oleh kenaikan mata uang AS.

Emas jatuh ke lima tahun terendahnya pada bulan lalu terkait persiapan The Feds dalam meningkatkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak 2006 silam. Presiden Fed Bank of Atlanta, Dennis Lockhart mengatakan bahwa bank sentral sudah dekat dengan peningkatan dan itu akan membawa penurunan yang signifikan dalam data tidak bergerak pada bulan September, menurut sebuah wawancara dengan Wall Street Journal. Laporan pekerjaan pada Jumat nanti dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang waktu yang memungkinkan.

Biaya pinjaman yang lebih tinggi mengekang daya tarik emas, yang tidak membayar bunga. Sebuah indeks kekuatan dolar menguat untuk hari ketiga pada hari ini menuju level tertingginya sejak 18 Maret lalu, memangkas permintaan untuk logam sebagai alternatif investasi.

Data Upah AS mungkin naik menjadi 225.000 pada bulan Juli lalu, memberikan bukti lebih lanjut akan pemulihan pada ekonomi terbesar dunia tersebut, menurut estimasi median dari 90 analis yang disurvei oleh Bloomberg. Jika dibandingkan dengan 223.000 pada bulan Juni.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,5 persen menjadi $ 1,085.50 per ons di Comex, i New York. Perak untuk pengiriman cepat turun 0,2 persen menjadi $ 14,5763 per onsnya.(hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.