PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Harga minyak terdorong menguat di sesi perdagangan Eropa pada hari Senin, dengan pelaku pasar memantau gangguan pasokan di Nigeria.

Kelompok Delta Niger Avengers telah mengaku bertanggung jawab atas lima serangan baru terhadap fasilitas infrastruktur pengeboran minyak Nigeria selama akhir pekan, upaya pemerintah menemui hambatan untuk menetapkan gencatan senjata.

Di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent untuk pengiriman September naik 13 sen, atau 0,26%, diperdagangkan di $50,48 per barel pada pukul 14.48 WIB.

Brent berjangka London diperdagangkan melonjak $1,92, atau 4,01%, pekan lalu, kinerja mingguan terbaik dalam lebih dari satu bulan, di tengah meredanya kekhawatiran tentang dampak referendum Brexit terhadap permintaan minyak mentah global.

Di tempat lain, minyak mentah untuk pengiriman Agustus di Bursa Perdagangan New York naik tipis 8 sen, atau 0,16%, diperdagangkan pada $49,07 per barel.

Pekan lalu, minyak berjangka New York diperdagangkan naik $1,18 atau 2,83%, kenaikan mingguan pertama dalam tiga minggu.

Tanda-tanda potensi pemulihan aktivitas pengeboran di AS membatasi keuntungan harga minyak. Menurut penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes, jumlah pengeboran sumur minyak di AS naik 11 pekan lalu menjadi 341, menandai kenaikan keempat dalam lima minggu.

Keuntungan terbaru dalam kegiatan pengeboran AS tersebut memicu spekulasi bahwa produksi dalam negeri AS bisa berada di ambang rebound dalam beberapa minggu ke depan, garisbawahi kekhawatiran atas kelebihan pasokan.

Pasar keuangan AS akan ditutup pada Senin untuk Hari Libur Kemerdekaan, sehingga kondisi perdagangan tipis. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES