PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Harga minyak menguat di sesi perdagangan Eropa pada hari Selasa, merangkak naik untuk pertama kalinya dalam tiga sesi seiring meningkatnya sentimen pasar setelah referendum Brexit minggu lalu.

Pound, Saham Eropa dan semua komoditas menguat akibat investor terus ambil keuntungan setelah kebanyakan aset terpukul turun oleh guncangan pasar keuangan dengan warga Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa.

Di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent untuk pengiriman September juga menguat 90 sen, atau 1,88%, diperdagangkan pada $48,67 per barel pada pukul 14.58 WIB.

Sehari sebelumnya, Brent berjangka London diperdagangkan anjlok $1,27, atau 2,59%, karena investor membuang aset yang dirasakan berisiko di tengah voting Inggris Raya pekan lalu untuk meninggalkan Uni Eropa.

Berita itu memicu kekhawatiran bahwa Eropa akan jatuh kembali ke dalam resesi, menempatkan lebih banyak tekanan pada perekonomian global dan merusak prospek permintaan minyak di masa mendatang.

Di tempat lain, minyak mentah untuk pengiriman Juli di Bursa Perdagangan New York naik 95 sen, atau 2,05%, diperdagangkan pada $49,34 per barel. Pada hari Senin, harga minyak New York diperdagangkan anjlok $1,31, atau 2,75%.

Para pelaku pasar sekarang masih menunggu informasi mingguan stok minyak mentah AS terbaru dan produk turunannya.

American Petroleum Institute akan merilis laporan persediaannya di kemudian hari, sementara laporan pemerintah AS di hari Rabu dapat menunjukkan minyak mentah turun 2,4 juta barel dalam pekan yang berakhir 24 Juni. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES