PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga minyak menambah kerugian semalam di sesi perdagangan Eropa pada hari Selasa, jatuh kembali ke level terendah dalam dua bulan di tengah kekhawatiran atas melimpahnya pasokan minyak global.

Minyak mentah untuk pengiriman September di Bursa Perdagangan New York merosot 24 sen, atau 0,52%, diperdagangkan pada $45,70 per barel pada pukul 14.52 WIB.

Sehari sebelumnya, minyak berjangka New York diperdagangkan hilang 71 sen, atau 1.52%, di tengah tanda-tanda pemulihan kegiatan pengeboran AS yang sedang berlangsung.

Menurut penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes, jumlah pengeboran sumur minyak di AS meningkat sebesar enam di pekan lalu menjadi 357, kenaikan mingguan ketiga berturut-turut dan peningkatan keenam kalinya dalam tujuh minggu.

Kenaikan terbaru dalam kegiatan pengeboran AS tersebut memicu spekulasi bahwa produksi dalam negeri AS bisa berada di ambang rebound dalam beberapa minggu ke depan, menggarisbawahi kekhawatiran atas kelebihan pasokan minyak.

Di tempat lain, di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent untuk pengiriman September merosot 23 sen, atau 0,49%, ke $46,73 per barel, setelah jatuh 65 sen, atau 1,37%, pada hari Senin, dengan pelaku pasar membuang kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari upaya kudeta yang gagal di Turki.

Para pelaku pasar sekarang melihat ke depan untuk informasi mingguan baru stok produk minyak AS dan turunannya. American Petroleum Institute akan merilis laporan persediaan nanti malam, sementara laporan pemerintah di hari Rabu bisa menunjukkan stok minyak mentah turun 2,3 juta barel. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES