Hari Kejepit, IHSG Rawan Aksi Ambil UntungPada perdagangan hari ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.953-4.957 dan resisten 4.972-4.988.

IHSG berpola Black marubozu di atas middle bollinger band (MBB ). MACD kembali mendatar dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R tertahan kenaikannya.

“IHSG sempat masuk dalam target support 4.943-4.964 dan juga sempat masuk target resisten 4.978-4.987 meski akhirnya berakhir di kisaran target support tersebut,” ungkap Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam risetnya, Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Menurut Reza, aksi profit taking mengganggu kenaikan IHSG sehingga mengurangi peluang untuk kembali rebound. IHSG pun berpeluang kembali melanjutkan pelemahan  “Namun, diharapkan dapat terbatas sehingga tidak membuka potensi tren penurunan jangka pendek,” kata dia.

Pada perdagangan menjelang libur selang seling, tampaknya laju IHSG kurang bersemangat. Pelaku pasar pun cenderung mengurangi aktivitas transaksi bahkan tak jarang memanfaatkan kenaikan sebelumnya untuk ambi untung.

Akibatnya laju IHSG pun lebih banyak cenderung berada di zona merah meskipun di awal sesi sempat bergerak menguat. Apalagi dengan masih melemahnya nilai tukar Rupiah membawa imbas negatif bagi laju IHSG sehingga variatif cenderung menguatnya laju bursa saham Asia belum mampu mengimbangi pelemahan tersebut.

Artikel: kontakperkasa futures.