PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar bertahan stabil di level tertinggi tujuh bulan terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu sore, dengan investor memantau risalah pertemuan terakhir Federal Reserve di tengah meningkatnya harapan kenaikan suku bunga AS tahun 2016.

EUR/USD turun 0,28% ke 1,1023, terendah sejak 27 Juli.

Pelaku pasar menunggu risalah dari pertemuan kebijakan Fed bulan September mengenai petunjuk tentang langkah kebijakan masa depan bank sentral.

Permintaan dolar AS masih tetap terdukung, setelah peluang kenaikan suku bunga bulan Desember melewati ambang batas 70% pada hari Selasa.

GBP/USD reli 1,15% ke 1,2263 setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May terpaksa memberi jalan kepada anggota parlemen tentang seberapa besar pengaruh yang dimiliki Parlemen terhadap rencana Brexit-nya.

Perdana Menteri Inggris secara efektif mendorong kemungkinan anggota parlemen Tory pada hari Selasa untuk memilih mosi Buruh menyerukan pengamatan yang lebih mendalam terhadap proposal Brexit-nya.

Mosi tersebut, yang menuntut bahwa anggota parlemen meneliti dengan cermat posisi negosiasi May sebelum ia memulai pembicaraan penarikan mundur dengan negara-negara Uni Eropa lainnya, tidak mengikat pemerintah tetapi menggarisbawahi kelemahan posisi Perdana Menteri di Parlemen.

Pound telah berada di bawah tekanan jual yang luas sejak pekan lalu di tengah kekhawatiran atas ‘Brexit yang Keras’ bagi Inggris.

Mengutip proposal pemerintah yang bocor, Times melaporkannya pada hari Selasa kemarin bahwa Inggris Raya bisa kehilangan hingga £66 miliar dalam setahun di bawah “Brexit yang Keras”.

Di tempat lain, USD/JPY tetap stabil di 103,58, sedangkan USD/CHF bertambah 0,11% ke 0,9901.

Sebelumnya Rabu, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menegaskan kepada parlemen Jepang pada hari Rabu bahwa ia tetap siap menurunkan suku bunga atau memperluas pembelian aset jika diperlukan.

Dolar Australia dan Selandia Baru menguat, dengan AUD/USD naik 0,54% di 0,7581 dan NZD/USD memperoleh 0,23% ke 0,7071.

Sementara itu, USD/CAD meluncur 0,21% diperdagangkan pada 1,3237.

Mata uang komoditas terdukung oleh kenaikan harga minyak pada hari Rabu, karena investor mengamati putaran baru perundingan antara produsen OPEC dan eksportir minyak lainnya dalam menstabilkan pasar minyak global.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, stabil di 97,74, mundur dari puncak tujuh bulan Selasa di 97,75. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES