PT KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar bergerak naik ke posisi tertinggi tujuh bulan baru terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, setelah risalah pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve menambah ekspektasi kenaikan suku bunga AS sebelum akhir tahun.

EUR/USD turun tipis 0,15% ke 1,0994, terendah sejak 27 Juli.

Greenback temukan dukungan setelah risalah pertemuan kebijakan Fed September yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan beberapa anggota voting komite kebijakan menilai kenaikan suku bunga akan dijamin “relatif segera” jika perekonomian AS terus menguat.

USD/JPY turun 0,23% diperdagangkan pada 103,97.

Permintaan safe-haven menguat setelah data sebelumnya menunjukkan bahwa surplus perdagangan China menyusut menjadi $41,99 miliar pada bulan September dari $52,05 miliar di bulan sebelumnya. Para analis telah memperkirakan surplus perdagangan melebar menjadi $53,00 miliar bulan lalu.

Data yang lemah itu memicu kekhawatiran baru atas perlambatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

GBP/USD meluncur 0,20% ke 1,2168, sedangkan USD/CHF turun tipis 0,11% ke 0,9895.

Pound telah temukan beberapa dukungan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May didorong dalam memperbolehkan anggota parlemen Tory pada hari Selasa untuk memilih mosi Buruh menyerukan pengawasan yang lebih sangat tajam dari proposal Brexit-nya.

Dolar Australia dan Selandia Baru melemah, dengan AUD/USD turun 0,46% di 0,7526 dan NZD/USD menurun 0,23% menjadi 0,7047.

Sementara itu, USD/CAD tetap stabil di 1,3281.

Mata uang komoditas dibebankan oleh penurunan harga minyak, setelah OPEC mengatakan produksinya meningkat ke level tertinggi setidaknya dalam delapan tahun pada bulan September dan menyusul laporan peningkatan stok minyak mentah AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, stabil di tertinggi tujuh bulan baru 98,05. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES