PT KONTAK PERKASA  – Dolar sedikit berubah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Rabu, melayang di dekat level tertinggi 14 tahun di tengah risk aversion yang tinggi menyusul serangan teror Senin lalu dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS tambahan pada tahun 2017 terus mendukung greenback.

Volume perdagangan diharapkan menjadi tipis di minggu ini menjelang liburan Natal.

EUR/USD tetap stabil di 1,0393, memantul naik dari terendah 14 tahun baru pada sesi sebelumnya di 1,0349.

Sentimen pasar memburuk setelah duta besar Rusia untuk Turki, Andrei Karlov, ditembak dan dibunuh pada sebuah galeri seni di ibukota Turki Ankara hari Senin.

Beberapa jam kemudian, truk menabrak pasar Natal yang ramai di pusat Berlin, menewaskan 12 orang dan melukai hingga 50 orang lainnya.

Sementara itu, greenback tetap terdukung secara luas setelah Federal Reserve menyimpulkan pertemuan kebijakan di pekan lalu dengan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan memproyeksi tiga kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk tahun 2017.

Di tempat lain, GBP/USD turun 0,25% ke 1,2333, dekat dengan level terendah satu bulan Kamis di 1,2310.

Sebelumnya Rabu, Kantor Statistik Nasional Inggris Raya melaporkan bahwa pinjaman bersih sektor publik meningkat sebesar £12,21 miliar pada bulan November, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan sebesar £11,30 miliar.

Pinjaman bersih sektor publik naik £4,32 miliar di bulan Oktober, angka itu direvisi dari keuntungan sebelumnya yang diperkirakan sebesar £4,30 miliar.

USD/JPY meluncur 0,25% ke 117,56, sedangkan USD/CHF tetap stabil di 1,0290.

Dolar Australia melemah, dengan AUD/USD turun 0,15% di 0,7249, sedangkan NZD/USD sedikit berubah pada 0,6911.

Sementara itu, USD/CAD naik tipis 0,09% diperdagangkan pada 1,3379.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, stabil di 103,27, mundur dari level tertinggi baru 14 tahun Kamis di 103,62. (hnm) –  PT KONTAK PERKASA