PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Dolar melemah dengan terjungkal ke posisi terendah satu setengah bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis ini, karena perhatian pasar mengarah pada referendum Inggris apakah akan keluar dari Uni Eropa.

GBP/USD menguat 0,75% ke 1,4826, mundur dari level tertinggi enam bulan pada hari Rabu kemarin di 1,4845.

Poundsterling menguat setelah poling menunjukkan Rabu kemarin bahwa yang mendukung kampanye “Tetap” bergerak memimpin.

Poling YouGov untuk koran The Times menunjukkan bahwa 51% pemilih mendukung kampanye untuk tetap di Uni Eropa, dengan 49% mendukung Brexit, setelah jajak pendapat YouGov sebelumnya yang menunjukkan kampanye “Tinggalkan” memimpin.

Sebuah jajak pendapat kedua, dilakukan oleh ComRes untuk surat kabar Daily Mail dan televisi ITV (LON:ITV) menunjukkan kampanye “Tetap” telah memimpin 48% terhadap 42% kampanye “Pergi”.

EUR/USD naik 0,66% ke 1,1369.

Sebelumnya Kamis, kelompok riset Markit mengatakan indeks manajer pembelian manufaktur Jerman naik ke 54,4 pada Juni dari 52,1 bulan sebelumnya, mengalahkan ekspektasi untuk penurunan 52,0.

Jasa PMI Jerman merosot ke 53,2 bulan ini dari 55,2 pada bulan Mei.

Markit juga mengatakan bahwa PMI manufaktur Perancis jatuh ke 47,9 pada Juni dari 48,4 bulan sebelumnya, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan ke 48,8.

Jasa PMI Prancis merosot ke 49,9 bulan ini dari 51,6 pada bulan Mei.

Sementara itu, PMI komposit zona euro, yang mencakup sektor jasa manufaktur dan aktivitas, bergerak turun ke 52,8 pada bulan Juni dari 53,1 bulan sebelumnya.

Dolar menguat terhadap yen, dengan USD/JPY naik 0,45% di 104,86 dan melemah terhadap franc Swiss, dengan USD/CHF meluncur 0,40% ke 0,9548.

Dolar Australia dan Selandia Baru menguat, dengan AUD/USD naik 1,19% di level tertinggi sembilan bulan 0,7586 dan NZD/USD maju 0,95% ke puncak 12 bulan di 0,7231.

Di tempat lain, USD/CAD anjlok 0,82% diperdagangkan pada 1,2786, terendah sejak 10 Juni.

Mata uang komoditas juga didorong oleh harga minyak yang rebound dari kerugian pada Rabu setelah laporan Badan Administrasi Informasi Energi AS lebih kecil dari penurunan yang diharapkan stok minyak AS di pekan lalu.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lain, turun 0,59% pada 93,26, terendah sejak 6 Mei. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES