Indeks Harga Konsumen Naik Pada Laju TerendahnyaIndeks harga konsumen China melambat pada laju terendahnya sejak Oktober 2012 lalu dan indeks harga produsen menurun, menurut rilis data dari National Bureau of Statistics hari ini di Beijing.

Indeks harga konsumen April naik 1.8% dari awal tahun ini, menurut rilis data hari ini. Angka itu dibandingkan dengan perkiraan rata-rata sebesar 2.1% dari 53 survei analis oleh Bloomberg News dan kenaikan 2.4% di bulan Maret lalu.

Indeks harga produsen turun 2% dari awal tahun ini, penurunan ke 26 secara berturut-turut dan penurunan tertajam sejak 31 bulan terakhir sejak tahun 1997 lalu. Proyeksi rata-rata dari 45 analis menyatakan penurunan sebesar 1.9% setelah pada bulan sebelumnya turun 2.3%.

Perdana Menteri Li Keqiang bulan Maret lalu menetapkan target inflasi sebesar 3.5% untuk tahun 2014 ini, target yang sama seperti tahun 2013 lalu.

Para analis telah memangkas perkiraan mereka atas kenaikan harga konsumen di tahun ini. Inflasi akan berada pada angka 2.6%, menurut perkiraan rata-rata dari survei Bloomberg News oleh 51 analis yang dilakukan bulan April lalu, laju yang sama seperti tahun 2013 lalu. Proyeksi rata-rata pada survey Maret lalu sebesar 2.8%.

Artikel: kontakperkasa futures.