Indeks Saham Berjangka China Jatuh Jelang Rilis Data PerdaganganBloomberg, (10/01) – Indeks saham berjangka China turun sebelum rilis data perdagangan. Indeks acuan menuju kerugian minggu ini.

Kontrak berjangka pada indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan Januari turun 0,5 persen ke level 2,217.60 pada pukul 9:18 pagi. Pertumbuhan di bidang ekspor mungkin akan melambat menjadi 5 persen pada bulan lalu dari 12,7 persen dibulan sebelumnya, menurut perkiraan rata-rata dari 39 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Indeks Shanghai Composite turun 0,8 persen ke level 2,027.62 kemarin, menambah kerugian mingguan sebesar 2,7 persen. Indeks telah jatuh selama lima dari enam hari perdagangan di tahun ini akibat kekhawatiran dimulainya kembali penawaran saham baru akan mengalihkan dana.

SAIC Motor Corp mungkin bergerak setelah perkiraan asosiasi mobil utama negara tersebu tmelihat bahwa pertumbuhan pasar mobil China akan lebih lambat tahun ini. Yanzhou Coal Mining Co dapat bergerak setelah China Securities Journal melaporkan pemerintah akan segera mengumumkan peraturan tentang pajak sumber daya batubara.

Customs General Administration dijadwalkan akan merilis data perdagangan sekitar pukul 10 indeks harga konsumen China naik 2,5 persen bulan lalu, sebuah laporan pemerintah menunjukkan kemarin, dibandingkan dengan 2,7 persen perkiraan rata-rata dari 41 analis yang disurvei oleh Bloomberg News. Indeks harga produsen turun 1,4 persen.

 Artikel: kontakperkasa futures.