Hanya 30 Gerai yang Jual Biskuit Mengandung BabiJAKARTA – Indomaret telah mengakui menjual biskuit impor dari Jepang yang mengandung unsur babi, tanpa penjelasan non-halal. Pihaknya pun mengakui kelolosan dalam pengawasan produk Bourbon Petite Potato Consome (BPPC).

Marketing Director PT Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf, menjelaskan bahwa produk BPPC hanya dijual di 30 gerai dari total 9.451 gerai Indomaret atau hanya sebanyak 0,31 persen. Sesuai dengan barang masuk pada penawaran awal, tidak ada kandungan babi sehingga Indomaret memutuskan menjual produk itu.

Menurutnya, bila dari awal ada kandungan babi, tentu Indomaret memutuskan tidak menjualnya. “Dan kami memang tidak menjual produk yang mengandung babi,” kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (27/5/2014).

Sekadar informasi, temuan tersebut diketahui oleh Indomaret dari laporan konsumen pada Minggu, 18 Mei 2014. Atas masukan tersebut, langkah pertama Indomaret yaitu menarik produk tersebut dari pasaran di 30 gerai Indomaret.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa ada perubahan komposisi, kandungan dan gambar pada kemasan produk pada waktu barang pertama diterima dengan temuan di lapangan yaitu produk mengandung babi sebagaimana laporan konsumen.

Selain itu, Indomaret melayangkan somasi terhadap CV Roma yang merupakan pemasok makanan ringan impor dari Jepang. Jalur hukum ditempuh Indomaret, menyusul adanya perubahan komposisi bahan, kandungan dan gambar kemasan produk snack BPPC, yang mengandung babi.

Artikel: kontakperkasa futures.