Inilah Khasiat Puntung Rokok Bagi Manusia

KontakPerkasa Futures, Kelompok mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Biologi, Universitas Negeri Yogyakarta menemukan peluang pemanfaatan puntung rokok sebagai insektisida nabati.

Dari hasil riset selama 1,5 bulan, dengan membandingkan antara puntung rokok dan ekstrak daun pepaya terhadap jumlah kematian Plutellaxylostella (ulat kubis), ternyata puntung rokok lebih unggul mempercepat mortilitas (kematian) hama tersebut.

Salah seorang mahasiswa peneliti, Martha Lina, mengatakan prosedur penelitian ini diketahui dari penyemprotan insektisida nabati puntung rokok dan ekstrak daun papaya, dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

Dari penelitian diketahui bahwa ekstrak puntung rokok mengakibatkan 100 persen tingkat mortalitas hama yaitu sebanyak 21 ekor ulat kubis dalam kurun waktu tiga hari, sedangkan ekstrak daun pepaya, hanya mengakibatkan 65 persen atau sebanyak 14 ekor ulat mati dalam kurun waktu 5 hari.

“Puntung rokok ada senyawa alkoida dari daun tembakau. Dengan kata lain, nikotin dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan insektisida,” ujar Martha.

Menurut dia, kebutuhan insektisida dalam bidang pertanian terus mendorong untuk mencari bahan dasar pembuat aninsektisida termasuk senyawa nikotin.

Dengan temuan itu, ia optimis bila dikembangkan lebih lanjut maka sampah puntung rokok juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.

“Jadi, terdapat perbedaan antara efektifitas puntung rokok dan pepaya yang dapat dilihat dari kecepatan mortalitas Plutellaxylostella. Dan ternyata puntung rokok lebih efektif dari pada daun papaya sebagai insektisida nabati,” katanya. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.