PT KONTAK PERKASA FUTURES – Harga emas melonjak tajam di sesi perdagangan Eropa, Rabu (10/8), memperpanjang keuntungan dari sesi sebelumnya dengan investor re-evaluasi kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di tahun ini.

Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York menyentuh puncak intraday $1,361.50 per troy ounce. Harga terakhir berada di $1,360.25 pukul 13.58 WIB, naik $13,55, atau 1,01%.

Sehari sebelumnya, emas menguat $5,40, atau 0,4%, setelah data ekonomi AS yang mengecewakan memaksa pelaku pasar untuk menahan kembali harapan kenaikan suku bunga AS berikutnya, turut membebani dolar.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan produktivitas tenaga kerja sektor usaha non pertanian turun 0,5% di kuartal kedua, memperpanjang penurunan terpanjang sejak tahun 1979.

Data yang kurang bagus tersebut mengurangi ancaman kenaikan suku bunga awal dari Federal Reserve.

Dana Fed berjangka sekarang menunjukkan kesempatan 40% dari kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember, menurut perangkat Fed Watch CME Group (NASDAQ:CME). Dibandingkan dengan sekitar 50% menjelang laporan. Peluang September berada di sekitar 15% pada awal Rabu, turun 20% sehari sebelumnya.

Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS. Kenaikan bertahap tingkat suku bunga yang lebih tinggi dipandang kurang mengancam harga emas daripada rangkaian peningkatan yang cepat.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, jatuh ke 95,80 pada awal perdagangan, bergerak menjauh dari level 96.50 hanya beberapa hari yang lalu.

Pelemahan dolar biasanya menguntungkan emas, karena meningkatkan daya tarik logam kuning sebagai aset alternatif dan membuat komoditi yang dihargakan dalam dolar lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Logam kuning menyentuh level tertinggi lebih dari dua tahun di atas $1.370 kurang dari seminggu yang lalu akibat serangkaian data ekonomi AS yang mengecewakan mendorong pelaku pasar untuk menahan kembali harapan kenaikan suku bunga AS berikutnya.

Sepanjang tahun ini, logam mulia naik hampir 26%, didorong oleh kekhawatiran atas pertumbuhan global dan ekspektasi stimulus moneter.

Juga di Comex, perak berjangka untuk pengiriman September naik 45,0 sen, atau 2,27%, diperdagangkan pada $20,30 per troy ounce di awal sesi London, sementara tembaga berjangka naik 1,4 sen, atau 0,65%, ke $2,164 per pon. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES