PT KONTAK PERKASA FUTURES – Timnas Inggris patut berterima kasih atas aksi jatuh-bangun Joe Hart di kandang Slovenia. Jika bukan karena Hart, Inggris bisa pulang tanpa poin.

Melawat ke Stadion Stozice, Ljubljana, Rabu (12/10/2016) dinihari WIB, Inggris bermain di bawah ancaman Slovenia yang punya banyak peluang bagus untuk mencetak gol.

Tapi Hart tampil prima untuk mengamankan gawang Inggris. Kiper yang tengah dipinjamkan ke Torino itu setidaknya melakukan tiga penyelamatan bagus untuk menggagalkan peluang Slovenia.

Hart menggagalkan peluang Roman Bezjak dan Josip Ilicic yang tinggal berhadapan dengannya setelah memaksimalkan kesalahan pemain Inggris dalam mengoper bola.

Di awal babak kedua, Hart kembali berjibaku untuk mengamankan gawang Inggris. Dia menepis sundulan Jasmin Kurtic dengan tangan kirinya, bola membentur mistar gawang, dan Hart bereaksi dengan bagus untuk menghalau bola dengan tangannya. Aksi itu sempat membuat Hart sampai menahan rasa sakit di tangan kanannya.

Total Hart membuat tiga penyelamatan sehingga Inggris bisa pulang dengan satu poin usai bermain imbang tanpa gol. Opta mencatat Hart sudah tak kebobolan bersama Inggris di enam laga kualifikasi terakhirnya.

Apa Hart yang tunjukkan setidaknya membuktikan bahwa dia belum “habis” setelah terbuang dari Manchester City musim ini dan kini menepi sementara ke Italia bersama Torino.

“Sulit mengatakan bahwa ini adalah penampilan terbaik saya bersama Inggris. Yang pasti salah satu penampilan terbaik di Inggris,” ujar Hart kepada ITV.

“Saya dipaksa sedikit bekerja keras dan kebanyakan karena kesalahan dari kami. Tapi kami masih akan berkembang lagi, kami tim muda. Atmosfernya begitu intens dan kami terbawa,” sambungnya.

“Mereka punya banyak peluang. Kami mendominasi, tapi mereka yang membuat peluang lebih banyak dengan situasi bola mati.”

“Laga yang sulit, jadi Anda harus merespek mereka. Dan Jan Oblak di bawah mistar, saya sangat mengaguminya dan dia tampil fantastis,” tutupnya. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES