PT KONTAK PERKASA FUTURES – Patrice Evra menyebut semua orang di Juventus marah setelah keunggulan atas Lyon sirna. Demi lolos sebagai juara grup, Juve sekarang membidik kemenangan di kandang Sevilla.

Juventus harus puas dengan tambahan satu angka dari matchday 4 Liga Champions. Bianconeri ditahan imbang Lyon 1-1 di kandang sendiri, Kamis (2/11/2016) dinihari WIB.

Juventus sebenarnya unggul lebih dulu melalui penalti Gonzalo Higuain pada menit ke-13. Akan tetapi, ketika waktu normal tinggal tersisa lima menit, mereka malah kemasukan oleh gol sundulan Corentin Tolisso.

“Selalu ada alasan ketika Anda kemasukan gol, tapi kami tidak akan membiarkannya meruntuhkan kepercayaan diri kami. Kami bisa saja mencari-cari alasan dan menyalahkan kelelahan, tapi kami tak ingin melakukannya,” ujar Evra, yang bermain penuh pada laga melawan Lyon.

“Kebenarannya adalah, setelah mengontrol pertandingan di babak pertama, kami berada di bawah tekanan pada menit-menit akhir. Mungkin itu karena kami ingin mempertahankan hasil yang cukup untuk meloloskan kami, tapi kami terlalu bertahan dan tak banyak menyerang mereka,” jelas bek asal Prancis itu di situs resmi klub.

“Saya juga semarah yang lain soal kegagalan kami mempertahankan keunggulan, tapi itulah sepakbola. Inilah Liga Champions,” tuturnya.

Hasil imbang ini menempatkan Juventus di posisi kedua klasemen Grup H dengan delapan poin dari empat laga. Mereka ada di bawah Sevilla yang punya sepuluh poin. Adapun Lyon duduk di posisi ketiga dengan poin empat.

Di matchday 5, Juventus akan bertandang ke markas Sevilla, 22 November mendatang. Mereka bertekad merebut poin penuh demi memuluskan ambisi jadi juara grup.

“Ini bukan hasil yang kami inginkan, tapi tak ada yang mengangkat trofi hari ini. Kami harus tetap tenang dan bergerak maju selangkah demi selangkah, memastikan kami siap pada bulan Maret,” ujar Evra.

“Sekarang kami harus beristirahat, tapi setelahnya kami harus pergi ke Sevilla dan menang!” katanya. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES