PT KONTAK PERKASA FUTURES – Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, masih tak bisa melupakan kekalahan telak dari Newcastle United yang memupus misi finis di atas Arsenal.

Tottenham memang akhirnya gagal jadi juara Premier League setelah kalah bersaing dari Leicester City. Pasalnya di empat pekan terakhir, Spurs gagal menang dengan hanya dua kali imbang serta dua kali kalah.

Hasil imbang 2-2 lawan Chelsea yang jadi momentum kegagalan Spurs menyalip Leicester. Derita Spurs lantas makin bertambah ketika mereka kehilangan posisi runner-up Premier League.

Pasalnya dua kekalahan beruntun di dua pekan terakhir membuat posisi Spurs disalip Arsenal, termasuk dibekuk 1-5 oleh Newcastle United di pekan ke-38 yang jadi momentumnya.

Alhasil Spurs harus puas finis posisi ketiga di bawah Arsenal yang finis runner-up. Itu artinya Spurs tak pernah bisa finis di atas rivalnya di London Utara itu sejak 1995.

Hasil buruk ini lantas diakui Pochettino masih menghantuinya hingga saat ini. Bahkan kegagalan finis runner-up sudah mengganggu liburan musim panas manajer asal Argentina tersebut.

“Rasanya buruk sekali usai kekalahan dari Newcastle,” ujar Pochettino di Daily Mail.

“Memang benar Anda harus bisa move on setelah dua bulan lalu berlalu, tapi itu benar-benar membuat mood saya buruk sepanjang musim panas ini. Itu merusak liburan saya. Ini serius. Saya pergi ke Barcelona dan Bahama bersama keluarga saya, tapi mood saya selalu buruk sepanjang hari,” sambungnya.

“Tidak ada waktu untuk menganalisa kekalahan dari Newcastle karena laga tersebut terjadi ketika musim berakhir dan saya tidak punya kesempatan curhat kepada para pemain usai laga itu dan membunuh mereka!.”

“Wajar saja ketika Anda kalah dan Anda merasa kecewa dengan para pemain, Anda langsung mengutarakan perasaan Anda di hari Senin pagi, berdiskusi dan berdebat panjang dengan mereka.”

“Tapi tidak mungkin setelah laga kontra Newcastle karena banyak pemain yang pergi ke Piala Eropa. Jadi saya harus menahan rasa sakit ini sepanjang libur musim panas.”

“Bahkan ketika saya mengirim pesan kepada para pemain saya yang tampil di Prancis, saya harus menyembunyikan kekecewaan saya usai laga kontra Newcastle,” tutupnya. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES