Kalem Dikit, Alli KontakPerkasa Futures, Dele Alli diyakini bisa jadi pemain kunci Inggris di Piala Eropa. Meski demikian, Alli harus menjaga temperamennya dan lebih kalem di atas lapangan.

Tak ada yang membantah bakat besar yang dimiliki Alli sejak namanya mencuat musim ini bersama Tottenham Hotspur. Dia jadi inspirasi di balik permainan ciamik The Lilywhites sepanjang musim ini.

Bisa beroperasi sebagai gelandang bertahan dalam skema double pivot, Alli juga mahir bermain sebagai salah satu tiga gelandang serang di belakang striker.

Pemain berusia 20 tahun itu tampil 46 kali di seluruh kompetisi musim lalu dengan torehan 10 gol yang membuatnya jadi top skorer kedua Spurs di bawah Harry Kane.

Wajar jika Alli mendapat panggilan dari pelatih Timnas Inggris Roy Hodgson untuk dibawa ke Piala Eropa 2016. Media-media lokal pun memprediksi bahwa Alli kemungkinan besar bakal mendapat tempat di starting eleven Inggris.

Meski punya talenta bagus, Alli layaknya pemain muda kebanyakan masih suka meledak-ledak dan kadang tak bisa menjaga emosinya di atas lapangan. Bukti sahihnya ada di musim ini dan itu terjadi di masa-masa krusial saat Spurs sedang bersaing memperebutkan gelar juara dengan Leicester City.

Pada laga kontra West Bromwich Albion di pekan ke-34, Alli kedapatan meninju perut Claudio Yacob dan berakibat jatuhnya sanksi tiga laga untuknya. Alhasil, Alli absen di tiga pekan terakhir, Spurs gagal juara, dan malah finis posisi ketiga.

Di laga persahabatan kontra Portugal lalu pun, Alli juga sempat bersitegang dengan bek lawan Ricardo Carvalho. Maka dari itu, Alli pun diminta lebih kalem jika tak ingin merugikan Inggris di Piala Eropa nanti.

“Anda tentu tak ingin permainan agresif hilang dari Dele karena itu adalah ciri khasnya,” ujar eks rekan setim Alli di MK Dons, Alan Smith, seperti dikutip Mirror.

“Anda tidak ingin dia kehilangan agresi serta gaya bermainya. Dia orangnya berambisis dan ingin menang,” sambung Smith yang pernah memperkuat Leeds United, Manchester United, dan Newcastle United itu.

“Secara mentalitas, dia orang yang berapi-api. Ini soal keseimbangan, bagi saya kandang Anda bisa menghilangkan sisi itu dan jika tidak hati-hati, maka itu justru akan membuatnya tidak bisa bermain bagus.”

“Jika Anda memikirkan soal itu, mungkin itu akan sedikit mempengaruhi permainan Anda. Saya yakin semua orang di dalam skuat juga tahu dia seperti apa dan ingin dia tampil lepas serta menunjukkan kemampuannya.”

“Dia harus diberikan kebebasan untuk melakukan itu dan saya pikir itulah mengapa orang-orang ingin melihat yang terbaik darinya.” (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.