PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pep Guardiola menilai kartu merah Claudio Bravo sebagai titik balik Manchester City. Kalah jumlah pemain menghabisi kans City untuk mengimbangi Barcelona.

City pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke Camp Nou di matchday 3 Liga Champions, Kamis (20/10/2016) dinihari WIB. David Silva dkk. dipaksa menyerah 0-4 dari Blaugrana.

Dalam pertandingan tersebut, City harus kehilangan Bravo yang dikartu merah di menit ke-53. Kiper asal Chile itu diusir wasit karena menepis bola dengan tangan di luar kotak penalti.

Saat Bravo diusir, City tengah tertinggal 0-1 dari Barca. Kalah jumlah pemain, City kemudian kebobolan dua gol lagi sehingga ketinggalan 0-3. Kendati pada akhirnya jumlah pemain sama setelah Jeremy Mathieu dikartu merah, Barca lah yang kembali menambah golnya.

Guardiola menilai kartu merah Bravo sebagai titik balik City. Menurutnya, City masih punya peluang saat bermain 11 lawan 11.

“Saya bicara kepadanya, dia kecewa tapi ini adalah bagian dari permainan. Di level itu sulit, tapi sampai 10 lawan 11 itu terbuka dan kami melawan tim dengan kepribadian besar. Tapi setelah kartu merah, selesai sudah,” ujar Guardiola kepada BT Sport.

“Kami masih ada di sana, kami masih dalam pertandingan. Kami menekan, kami menguasai bola dan kami menciptakan peluang. Kami melakukannya tapi kami tidak memaksimalkan peluang dan Anda harus memaksimalkan peluang untuk menang.”

“Kami tahu sejak awal ini akan jadi grup yang berat, sekarang kami harus fokus ke Southampton,” kata Guardiola menambahkan.

Akibat kekalahan ini, City masih tertahan di peringkat kedua klasemen Grup C dengan empat poin dari tiga pertandingan. The Citizens kini mulai ditempel Borussia Moenchengladbach yang punya tiga poin berkat kemenangan atas Celtic. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES