PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Pasar saham Asia menguat pada hari Rabu, mengambil alih pimpinan dari pasar saham AS, meskipun investor semakin waspada terhadap kebuntuan politik yang berkepanjangan dalam rencana Inggris untuk keluar dari Uni Eropa.

225 Nikkei naik 1,44% setelah pembuat kebijakan tertinggi ekonomi Jepang siap bertemu. S&P/ASX 200 raih 0,83% dan Komposit Shanghai naik tipis 0,46% sebelum jeda.

Bank Rakyat China lakukan penguatan pada nilai tukar paritas yuan terhadap dolar untuk pertama kalinya dalam empat hari di 6,6324, dibandingkan dengan 6,6528 pada hari Selasa.

Pound melemah pada Rabu di Asia setelah Perdana Menteri Inggris Raya David Cameron mengatakan kepada pemimpin Eropa bahwa mereka akan menawarkan Inggris Raya kontrol lebih atas imigrasi pada akhir hari pertemuan tersebut di mana politisi seluruh Eropa bersilang pendapat tentang makna dan konsekuensi dari Brexit minggu lalu.

Semalam, saham AS reli tajam menyelesaikan pergerakan terkuat satu hari dalam empat bulan, karena investor memanfaatkan sejumlah saham dengan nilai murah setelah aksi jual besar-besaran terhadap Brexit.

Dow Jones Industrial Average naik 269,48 atau 1,57% ke 17,409.72 di sesi Selasa, memantul dari level tiga setengah bulan pada hari sebelumnya.

Sebelumnya, Dow anjlok lebih dari 850 poin selama dua sesi sebelumnya, dengan saham Keuangan, Energi dan Transportasi berada di bawah tekanan akibat keputusan mengejutkan Brexit keluar dari Uni Eropa. Indeks Komposit S&P 500 bertambah 35,55 atau 1,78% ke 2.036,09, dengan semua 10 saham industri ditutup menghijau. Saham di Energi, Keuangan dan industri Perawatan Kesehatan memimpin, masing-masing naik lebih dari 2% pada sesi.

Sementara itu, Indeks Komposit NASDAQ raih untung 97,43 atau 2,12% ke 4,691.87, di tengah kenaikan yang signifikan pada saham farmasi dan saham teknologi FANG. Saham Facebook Inc (NASDAQ:NASDAQ:FB) dan Netflix Inc (NASDAQ:NASDAQ:NFLX) masing-masing melonjak lebih dari 3%, sedangkan saham Amazon.com Inc (NASDAQ:NASDAQ:AMZN) naik sebesar 2,4% menjadi 16,59. Meskipun NASDAQ mencatatkan salah satu hari terkuatnya pada tahun 2016, indeks ini masih tetap di wilayah koreksi sebesar 10% di bawah level tertinggi 52 minggunya. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES