PT KONTAK PERKASA FUTURES – Kebobolan di penghujung laga membuat kekalahan terasa lebih menyakitkan untuk West Ham United. Slaven Bilic mengakui timnya tampil kurang oke.

West Ham kalah 1-2 dari kala bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge, Selasa (16/8/2016) dinihari WIB. The Hammers sempat menghidupkan peluang usai tertinggal lebih dulu oleh gol Eden Hazard, ketika James Collins mencetak gol penyama.

Tapi kemudian kelengahan di penghujung laga membuat West Ham harus membayar mahal. Diego Costa dibiarkan terlalu bebas sehingga punya ruang tembak luas di depan kotak penalti, yang akhirnya melepaskan sepakan ke pojok kiri bawah gawang.

Bilic mengakui ada kombinasi antara penampilan kurang optimal dan kesalahan timnya dalam kekalahan ini. Secara performa, salah satu aspek permainan West Ham yang disoroti adalah kualitas penguasaan bola.

Hanya menguasai bola sebesar 38,2%, West Ham cuma mencatatkan akurasi umpan sebesar 75% karena gagal mengatasi tekanan Chelsea dengan baik. Sebaliknya, Chelsea relatif nyaman menguasai bola dengan akurasi yang mencapai 86% seperti dicatat whoscored.

“Ketika Anda kalah di sebuah laga dan kebobolan di periode akhir, tentu saja Anda merasa kecewa. Terlepas dari 15 menit pertama sampai kami menyamakan kedudukan, mereka jauh lebih baik dari kami,” kata Bilic dikutip BBC.

“Mereka lebih baik saat menguasai bola, dalam menekan, dan jauh lebih agresif daripada kami. Mereka sebelumnya punya individu-individu berkelas dalam diri Eden Hazard, Diego Costa, dan Willian.”

“Kami sempat kembali punya kans di pertandingan, kami tampil baik setelah 1-1 tapi kami melakukan kesalahan di lapangan tengah. Kami memberikan bola terlalu mudah dan kebobolan sebuah gol enteng,” tambah manajer West Ham ini. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES