PT KONTAK PERKASA FUTURESInter Milan kembali memperlihatkan gejala mengendur setelah unggul saat berhadapan dengan Fiorentina. Nerazzurri dituntut untuk membenahi permasalahan tersebut.

Inter awalnya terlihat akan menang mudah atas Fiorentina di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (29/11/2016) dinihari WIB. Dalam waktu 19 menit saja, tim tuan rumah sudah unggul 3-0 melalui gol-gol Marcelo Brozovic, Antonio Candreva, dan Mauro Icardi.

Fiorentina kemudian memperkecil ketertinggalan lewat gol Nikola Kalinic. Namun, pada akhir babak pertama, La Viola kehilangan Gonzalo Rodriguez yang diganjar kartu merah langsung.

Dalam posisi unggul 3-1 dan pemain lawan tinggal sepuluh, Inter justru tertekan pada babak kedua. Fiorentina berhasil mencetak gol kedua lewat Josip Ilicic dan makin bersemangat untuk memburu gol penyama.

Beruntung buat Inter, Fiorentina tak bisa menyamakan kedudukan. Inter justru berhasil memantapkan kemenangan mereka menjadi 4-2 melalui gol Icardi di injury time.

“Kami harus tampil bagus pada pertandingan ini dan kami melakukannya meskipun kami sedikit mengendur di babak kedua, seperti halnya yang terjadi di Israel,” ujar Icardi kepada Sky Sport Italia.

Yang dimaksud Icardi adalah laga Liga Europa melawan Hapoel Be’er Sheva pada tengah pekan lalu. Pada laga tersebut, Inter unggul dua gol hingga turun minum, tapi akhirnya kalah 2-3.

“Jelas ini adalah sesuatu yang harus kami benahi. Saya pikir masalahnya bukan level kebugaran kami. Saya tak tahu apakah itu rasa takut untuk menang, tapi kami harus mengontrol situasi dengan lebih baik ketika kami unggul. Ini terus terjadi,” katanya.

Berkat kemenangan atas Fiorentina, Inter naik ke posisi kedelapan klasemen Serie A dengan perolehan 21 poin. Mereka berjarak 12 poin dari Juventus yang memimpin klasemen dan delapan poin dari AC Milan yang menempati posisi ketiga. (hnm) – PT KONTAK PERKASA FUTURES