PT KONTAK PERKASA  – Keputusan PSSI menentukan bahwa penukaran tiket laga Indonesia vs Vietnam dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno dikritik. Ini dinilai menyulitkan pembeli.

PSSI sudah mengumumkan bahwa tiket laga leg I semifinal Piala AFF 2016 mulai dijual hari ini. Mekanisme penjualan tiket untuk menyaksikan pertandingan antara Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Sabtu (3/12/2016) akhir pekan ini, dilakukan secara online.

Para pembeli hanya akan mendapatkan bukti pembayaran usai melakukan transaksi pembelian tiket. Mereka lantas harus menukarkan tiket itu satu hari sebelum pertandingan.

Yang kemudian dikritik adalah lokasi penukaran tiket yang bertempat di GBK. Padahal lokasinya sangat jauh dari venue pertandingan.

“Ini tidak efektif ya. Meski memang di stadion Pakansari sepertinya akan padat juga. Tapi, di GBK itu terlalu jauh, apalagi ada aksi demo juga,” kata Arista Budiyono, salah seorang pegiat suporter.

“Teman-teman yang dari Surabaya juga kebingungan. Mereka ada yang berencana berangkat dari daerah Jumat malam. Kalau harus menukar tiket H-1 jelas tidak mungkin. Jadi, sebaiknya ada penukaran tiket di sekitar stadion,” tambahnya.

Sama halnya dengan Arista, Haryono, anggota komunitas Andik and Friends, juga mengeluhkan hal yang sama. Dia lantas mengungkapkan alasan lain lebih sering menyaksikan laga tandang skuat ‘Garuda’.

“Ini tidak efektif. Harusnya ditukarkan di venue pertandingan, sampai beberapa jam sebelum pertandingan,” kata Haryono.

“Salah satu kendala untuk menyaksikan pertandingan kandang timnas adalah sulitnya untuk mendapatkan tiket pertandingan.”

“Masih ada beberapa hari lagi untuk mempersiapkan ini, semoga ada keputusan yang mudahkan dari PSSI,” tambahnya. (hnm) – PT KONTAK PERKASA