PT KONTAK PERKASA  FUTURES – Banyak orang bertanya-tanya apakah benar ada yang namanya merencanakan keuangan secara Islami atau Syariah? Karena yang selama ini di dengung-dengungkan dan ada di masyarakat adalah produk-produk keuangan Syariah.

Jawabannya adalah yes, ada. Memang tidak disebutkan bahwa ini adalah merencanakan keuangan secara Syariah, akan tetapi Islam mengajarkan banyak hal tentang rizki dan bagaimana cara mendapatkan serta mengelola rizki tersebut dengan baik dan benar.

Lalu di mana letaknya “ilmu” merencanakan keuangan secara Islami ini? Setelah ditelaah lebih dalam, ilmu tersebut tersebar banyak sekali didalam Al-Quran dan Hadits-Hadits.

Apabila sebagai umat Islam kita mengelola keuangan secara Islami seperti tuntunan di dalam Al-Quran dan Hadits, maka Insya Allah kita tidak akan terjerumus ke konsumtif, pemborosan dan utang yang justru menyulitkan diri kita di kemudian hari.

Karena semuanya sudah ada dan diajarkan. Hanya saja letak dari ajaran tersebut tersebar secara luas di dalam Al-Quran dan Hadits-hadits yang ada. Tinggal tugas kita mengumpulkannya dan mempelajarinya.

Dari mana kita memulai? Banyak dari ajaran-ajaran tentang kehidupan yang berhubungan dengan keuangan ditemukan dalam ajaran tentang keluarga. Bagaimana sebagai seorang kepala keluarga anda mencari nafkah, kemudian memberikan nafkah kepada keluarga anda.

Lalu apa saja yang wajib anda persiapkan untuk keluarga anda saat ini dan kelak nanti. Hal-hal seperti ini ternyata memang diajarkan dan diatur di dalam Islam.

Lalu, apa saja hukum-hukum dan rukun-rukun serta akad-akad apa saja yang dilakukan dan dipakai dalam halnya kita berdagang dan mencari rizki?

Akad-akad inilah yang kemudian dipergunakan dalam produk-produk keuangan Syariah yang bisa kita beli dan pergunakan dalam keseharian kita sekarang. Dalam kaitannya dengan rizki pun kita juga diajarkan bagaimana kita bisa berbagi dengan orang lain dari apa yang kita miliki.

Dan semua itu sebenarnya telah dijelaskan secara rinci, hanya saja kita sering tidak tahu atau tidak mau tahu atau tidak mau mencari tahu, sehingga kita sering kali menganggap hal tersebut tidak

Tidak berhenti sampai mengelola keuangan saat anda masih hidup, ternyata merencanakan keuangan bagi ahli waris anda sekalipun juga sudah ada ilmunya yang dikenal dengan Faraid.

Banyak orang merasa tidak penting untuk membicarakan waris karena sudah diatur, padahal apabila tidak ditetapkan maka ahli waris akan menterjemahkan sendiri-sendiri untuk kepentingan dan keuntungan pribadi mereka sendiri.

Hal ini berbahaya dan menjadi sumber perpecahan dan keributan di dalam keluarga. Seberapa sering kita melihat berita di koran, majalah atau tv dan online di mana keluarga ribut besar gara-gara harta waris?

Yes, betul sekali itulah sebabnya pembagiannya pun diatur secara detil agar tidak ribut. Seperti yang bisa kita lihat bersama, bahwa merencanakan keuangan secara Islami tidak hanya sekedar menggunakan produk keuangan Syariah, tapi lebih dari itu.

Dalam hal perhitungan dan acuannya tetap menggunakan ajaran-ajaran yang bisa kita temukan di dalam Al-Quran dan Hadits.

Jadi? Mau tunggu apa lagi? Apabila anda belum melakukan Perencanaan Keuangan, maka mulailah merencanakan dari sekarang. Dan apabila anda sudah melakukan Perencanaan Keuangan secara konvensional dan tertarik dengan tata cara mengelola keuangan secara Syariah, bulan Ramadan inilah momen yang tepat untuk kita berhijrah dan mencobanya.

Apabila menggunakan jasa konsultan Perencanaan Keuangan Syariah dirasa cukup berat secara biaya, mungkin anda bisa mencoba cara yang lebih simpel dan biaya lebih bersahabat, yaitu dengan mencoba mengambil workshopnya yang diadakan hanya 1x setahun di bulan Ramadan ini.

Jadi apapun yang anda pilih mau merencanakan keuangan secara konvensional, secara Islami ataupun hanya mengikuti kelas dan workshopnya saja, setidak-tidaknya anda sudah memulai sesuatu untuk mencapai tujuan keuangan anda.

Dan semoga keinginan anda ini diberikan keberkahan tidak saja saat ini di dunia tapi juga di akhirat nanti. Amin. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES