PT KONTAK PERKASA FUTURES – Pep Guardiola punya sejarah mengubah posisi pemain sesuai seleranya. Di Manchester City, Aleksandar Kolarov diubah dari bek kiri menjadi bek tengah.

Mari kita melongok ke belakang ketika Guardiola masih menangani Barcelona. Kala itu, Guardiola dengan santainya mengubah posisi Javier Mascherano menjadi bek tengah. Padahal, seperti diakui Mascherano sendiri, gelandang bertahan adalah posisi naturalnya.

Marahkah Mascherano? Tidak. Malah, ia memuji Guardiola atas keputusannya itu. “Pep selalu mengejutkan Anda dengan detail-detail yang ditemukannya. Berkat dia, saya kini tahu ada cara lain dalam memandang sepakbola,” ujar Mascherano seperti dilansir Sky Sports.

Di Bayern Munich, ia mengubah posisi Philipp Lahm dari full-back menjadi gelandang bertahan. Alasannya, Lahm punya kepekaan yang baik dalam hal positioning. Selain Lahm, ia juga mengubah posisi Javi Martinez dari gelandang bertahan menjadi bek tengah.

Untuk perubahan Martinez, ada alasan yang sedikit lebih rumit. Guardiola, kata Martinez sendiri, menginginkan bek tengah yang punya kemampuan mirip dengan holding midfielder. Martinez adalah holding midfielder, dan oleh karenanya mampu mengalirkan bola dengan baik.

Di kebanyakan tim yang dilatihnya, Guardiola selalu ingin mengawali serangan dari lini belakang, maka ia menempatkan Martinez –yang punya kemampuan mengalirkan bola dengan baik itu– sebagai bek tengah.

“Dalam sistem yang dibuat oleh Pep, tidak banyak perbedaan antara seorang bek dan seorang holding midfielder,” ucap Martinez.

Kebiasaan ini berlanjut di City. Beberapa waktu lalu, Guardiola sempat mengungkapkan bahwa ia tergoda untuk memainkan Fernandinho sebagai bek tengah. Tetapi, sejauh ini bukan posisi Fernandinho yang ia ubah, melainkan posisi Kolarov.

Kolarov adalah seorang bek kiri. Namun, karena memiliki akurasi operan yang bagus, Guardiola pun memainkannya sebagai bek tengah pada laga melawan Sunderland, Sabtu (13/4/2016). Bagi Guardiola, itu bukanlah hal yang mengejutkan. Ia sudah pernah menjajal Kolarov sebagai bek tengah pada pramusim dan, menurutnya, hasilnya cukup memuaskan.

“Saya pikir, saya melihat salah satu penampilan terbaik dari seorang bek tengah pada diri Kolarov. Dia memenangi semua bola-bola panjang, dia juga punya operan berkualitas, dan dia punya fisik yang kuat,” ucap Guardiola seperti dilansir Soccerway.

Kolarov bukanlah satu-satunya pemain City yang diubah posisinya oleh Guardiola. Pada laga melawan Sunderland itu, Guardiola juga memasang David Silva –seorang gelandang serang– sebagai salah satu pivot dalam formasi 4-2-3-1. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES