Benarkah Singapura Menjadi Tempat Pertemuan Antara Presiden kim Jong-Un dan Donald Trump | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – Beredar kabar bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un kemungkinan akan bertemu di Singapura.

Akhir pekan kemarin, Trump menyatakan AS dan Korut telah menyepakati tanggal dan lokasi untuk pertemuan dirinya dengan Kim Jong-Un. Namun dia tidak mengungkapkannya rinciannya ke publik. “Kami akan mengumumkannya segera,” ucap Trump kepada wartawan saat itu.

Seperti dilansir AFP, Senin (7/5/2018), surat kabar Korea Selatan (Korsel), Chosun Ilbo, melaporkan bahwa pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Kim Jong-Un akan digelar pada ‘pertengahan Juni’. Pertemuan ini menjadi yang pertama antara Presiden AS yang masih aktif dengan pemimpin Korut.

Chosun Ilbo mengutip sejumlah sumber diplomatik yang mengutip pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton.

Dalam laporannya, Chosun Ilbo, juga menyebut kemungkinan Singapura menjadi tuan rumah pertemuan bersejarah antara Trump dan Kim Jong-Un. Menurut sumber diplomatik yang dikutip Chosun Ilbo, peluang Singapura menjadi lokasi pertemuan bersejarah itu ‘meningkat sangat besar’.

Hal itu terjadi, sebut Chosun Ilbo, setelah keputusan Trump untuk menjamu Presiden Korsel Moon Jae-In di Gedung Putih akhir bulan ini, diumumkan. Chosun Ilbo tidak menjelaskan lebih lanjut soal peluang Singapura menjadi lokasi pertemuan Trump dan Kim Jong-Un.

Diketahui bahwa pekan lalu, Bolton yang baru ditunjuk menjadi penasihat keamanan nasional Gedung Putih, bertemu dengan Direktur Kantor Keamanan Nasional Korsel, Chung Eui-Yong, di Washington DC. Pertemuan keduanya disebut untuk membahas rencana lokasi pertemuan Trump dan Kim Jong-Un.

Laporan senada disampaikan oleh kantor berita Korsel, Yonhap News Agency, yang juga menyebut Singapura menjadi lokasi favorit untuk pertemuan bersejarah itu.

Kepastian soal lokasi pertemuan belum diungkapkan secara resmi oleh AS, Korsel maupun Korut. Trump sendiri sebelumnya menyebut zona demiliterisasi (DMZ) antara Korut dan Korsel bisa menjadi lokasi yang layak bagi pertemuan dirinya dan pemimpin Korut. DMZ telah menjadi lokasi pertemuan bersejarah antara Kim Jong-Un dan Presiden Korsel Moon Jae-In pada 27 April lalu.

Lokasi lain yang dilaporkan menjadi pilihan adalah Mongolia dan Swiss. KONTAK PERKASA FUTURES

Sumber : news.detik