Bursa Wall Street Berakhir Naik; Data ADP Employment Dicermati | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – Bursa saham AS pada hari Selasa membukukan kenaikan moderat, terdukung rebound saham teknologi. Juga kenaikan harga minyak mentah WTI ke level tertinggi baru 6-3/4 tahun memberikan dorongan bagi saham energi. Keuntungan dalam indeks saham dipercepat setelah indeks jasa ISM September tanpa diduga naik.

Indeks S&P 500 ditutup naik +1,05%, Indeks Dow Jones Industrials ditutup naik +0,92%, dan Indeks Nasdaq 100 ditutup naik +1,40%.

Data ekonomi AS hari Selasa beragam untuk saham. Di sisi positif, indeks non-manufaktur ISM Sep secara tak terduga naik +0,2 menjadi 61,9, lebih kuat dari ekspektasi penurunan ke 59,9. Sebaliknya, defisit perdagangan AS Agustus melebar ke rekor -$73,3 miliar (data dari 1992), lebih lebar dari ekspektasi -$70,7 miliar, yang memiliki implikasi negatif terhadap PDB.

Perbaikan dalam pandemi adalah bullish untuk saham setelah rata-rata 7 hari infeksi Covid baru AS turun menjadi 105.118 pada hari Senin, level terendah 2 bulan.

Rebound dalam saham teknologi dari aksi jual Senin mengangkat pasar secara keseluruhan. Netflix (NFLX) ditutup naik lebih dari +5% untuk memimpin pemenang di Nasdaq 100. Juga, A.O. Smith (AOS) ditutup naik lebih dari +4%, dan Facebook (FB), Nvidia (NVDA), Take-Two Interactive Software (TTWO), semuanya ditutup naik lebih dari +2%.

Reli lebih dari +1% pada harga minyak mentah WTI ke level tertinggi baru 6-3/4 tahun Selasa mendorong saham energi dan penyedia layanan energi. Marathon Oil (MRO), Devon Energy (DVN), dan Occidental Petroleum (OXY) semuanya ditutup naik lebih dari +3%, dan Phillips 66 (PSX) ditutup naik lebih dari +2%.

Abiomed (ABMD) ditutup naik lebih dari +5% pada hari Selasa untuk memimpin kenaikan di S&P 500 setelah Jeffries mengatakan bahwa dokter percaya bahwa pompa jantung Impella terbaru yang dapat diperluas dari Abiomed “mampu meningkatkan hasil.”

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment September AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati data ADP Employment Change yang jika terealisir menguat akan mendorong kenaikan bursa saham AS. KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com