IHSG Berpotensi Masih Terus Menguat | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – IHSG ditutup di level 4,988.86 (+0.30%), menguat didorong oleh sektor Mining (+1.45%) dan Basic-Ind (+0.93%). IHSG ditutup menguat mengikuti pergerakan bursa regional asia meskipun pergerakan masih terbatas dibayangi kekhawatiran dari semakin banyaknya kasus covid-19.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,287.03 (+1.78%), NASDAQ ditutup 10,433.65 (+2.21%), S&P 500 ditutup 3,179.72 (+1.59%). Bursa saham US terus menguat meskipun jumlah kasus COVID-19 terus meningkat.

Kondisi pasar modal masih terus volatile, selain itu investor juga terus memantau data ekonomi untuk melihat apakah pembukaan kembali ekonomi di US cukup efektif. Dari bursa Asia, dibuka bercampur, dimana indeks saham Jepang melemah.

Reserve Bank of Australia akan mengumumkan keputusan suku bunga pada hari ini dengan ekspektasi tidak berubah. Harga komoditas ditopang oleh penguatan harga minyak dunia yang telah mencapai $43.14/barrel.

IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal IHSG masih bergerak dalam trend penguatan jangka pendek dan berpotensi menguji resistance di level 5,000. Pergerakan akan didorong oleh optimisme pemulihan ekonomi. Investor akan mencermati beberapa data perekonomian.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka positif. IHSG menguat 21 poin (0,42%) kembali ke level 5.010.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.440.
Pada Selasa (7/7/2020) pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menguat 21 poin (0,42%) kembali ke level 5.010. Sementara indeks LQ45 bertambah 3 poin (0,4%) ke 778.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,287.03 (+1.78%), NASDAQ ditutup 10,433.65 (+2.21%), S&P 500 ditutup 3,179.72 (+1.59%). Bursa saham US terus menguat meskipun jumlah kasus COVID-19 terus meningkat.

Kondisi pasar modal masih terus volatile, selain itu investor juga terus memantau data ekonomi untuk melihat apakah pembukaan kembali ekonomi di US cukup efektif. Dari bursa Asia, dibuka bercampur, dimana indeks saham Jepang melemah.

Reserve Bank of Australia akan mengumumkan keputusan suku bunga pada hari ini dengan ekspektasi tidak berubah. Harga komoditas ditopang oleh penguatan harga minyak dunia yang telah mencapai $43.14/barrel.

Mayoritas bursa Asia pagi ini bergerak negatif. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 turun 174 poin ke 22.540
Indeks Hang Seng turun 121 poin ke 26.218
Indeks Shanghai menguat 29poin ke 3.362
Indeks Strait Times turun 4 poin ke 2.685

KONTAK PERKASA FUTURES

detik.com