Imigran Terkaya di AS | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – Nama Sergey Brin mungkin kalah tenar dibanding Larry Page. Tapi orang ini adalah salah satu penemu Google, mesin pencarian online yang paling populer di dunia.

Sergey Brin menduduki posisi ke-13 atau satu tingkat di bawah Larry Page dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Jumlah hartanya yang mencapai US$ 48,8 miliar atau sekitar Rp 732 triliun (kurs Rp 15.000/US$) menempatkannya menjadi imigran paling kaya di Amerika Serikat (AS).

Sergey Brin lahir pada 21 Agustus 1973 di Moskow, Rusia (saat itu Uni Soviet) dari pasangan keturunan Yahudi, yakni Michael dan Eugenia. Pasangan tersebut tinggal di sebuah apartemen bersama dengan nenek Sergey.

Masa kecil Sergey di Uni Soviet dihabiskan sebagai minoritas lantaran hidup sebagai keturunan Yahudi. Di awal kehidupannya, Sergey ingat ayahnya mengatakan padanya bahwa ia harus menghapus mimpinya menjadi seorang astronom karena kebijakan anti-Semit (anti Yahudi) di negara itu.

Fakta tersebut membuat ayah Sergey mengambil keputusan untuk membawa keluarganya pindah ke AS. Pada usia enam tahun, Sergey Brin dan keluarganya pun bermigrasi ke Negeri Paman Sam.

Setelah menunjukkan potensinya di sekolah selama masa remajanya, Sergey lulus dari universitas dengan gelar Bachelor of Science dan melanjutkan studi Ph.D di Stanford University. Di sanalah cikal bakal ditemukannya Google. Saat itu World Wide Web baru saja diluncurkan beberapa tahun.

Pada tahun pertamanya di Stanford, Sergey Brin bertemu Larry Page, seorang mahasiswa yang menjadi lawan debatnya sepanjang duduk di bangku kuliah. Keduanya terus-menerus berdebat pada gagasan dan teori.

Meski bersaing secara intelektual, namun keduanya merupakan teman dekat. Hal-hal yang mereka perdebatkan tak disangka akan bermuara kepada penciptaan salah satu proyek paling produktif di dunia.

Mereka pertama kali berkolaborasi dalam sebuah proyek penelitian untuk mengembangkan proyek perpustakaan digital Stanford menjadi perpustakaan digital tunggal, terintegrasi dan universal pada tahun 1996. Pada tahun yang sama, dinamic duo ini menciptakan mesin pencari pertama mereka, yang disebut BackRub (nama awal Google), dan menghasilkan satu makalah berjudul Anatomi Mesin Telusur Web Hypertextual Skala Besar.

Temuan mereka dalam makalah itu menjadi dasar menciptakan mesin pencari lain, yang akhirnya mereka namakan Google. Nama Google berasal dari istilah matematika ‘Googol’, yang artinya 10 pangkat 100. Mereka percaya bahwa angka raksasa (10 pangkat 100) mewakili jumlah informasi yang nantinya akan tersedia secara online.

Duo itu mengkonversi kamar asrama Page menjadi sebuah laboratorium. Mereka memakai suku cadang dari komputer untuk membangun mesin yang akan menghubungkan mesin pencari mereka dengan jaringan kampus Stanford.

Pada Agustus 1996, mereka merilis versi pertama Google di Stanford Web. Situs ini menjadi semakin populer bagi pengguna Stanford hingga harus membangun server baru agar bisa menangani semua pencarian yang masuk.

Proyek ini sukses, setidaknya dalam tujuan non-komersial pada awalnya. Sungguh menakjubkan jika dibayangkan bahwa salah satu perusahaan paling menguntungkan di dunia dimulai tanpa rencana menghasilkan uang.

Seperti Facebook dan bisnis sukses lainnya, Google tidak pernah hanya tentang pendapatan. Pada tahap awal, seperti yang diinginkan Sergey, proyek itu dirancang agar mahasiswa yang belajar di Stanford bisa mengakses informasi dengan mudah.

Pada saat itu web di seluruh dunia hanya memiliki 36 juta pengguna, atau kurang dari 0,9% dari populasi dunia. Bahkan, pada hari-hari awal, mesin pencari yang mereka buat itu ditawarkan ke para investor hanya dengan harga US$ 1 juta.

Tapi hingga kini dua orang tersebut berhasil terus mempertahankan kendali perusahaan selama bertahun-tahun, dan menjadikan Google sukses besar melalui serangkaian investasi cerdas dan rencana jangka panjang.

Situs ini akhirnya diluncurkan pada akhir 1997, dan sempat gagal menghasilkan uang pada tahun-tahun pertama. Namun demikian, lihatlah saat ini, Google telah sukses besar, membawa kekayaan puluhan miliar dolar AS untuk Sergey Brin maupun Larry Page. KONTAK PERKASA FUTURES

Sumber : finance.detik