Kisah Ibu yang Belikan Anaknya Smartwatch ketimbang Kasih HP | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – Jam tangan pintar kini lagi ngetren di kalangan anak dan orang tua. Begini salah satu kisah seorang ibu yang rela merogoh koceknya sampai jutaan untuk gadget itu, karena menurutnya memang sarat manfaat.

Punya desain lucu dan imut dengan sejumlah fitur, smartwatch anak kini sedang amat populer. Gencarnya promosi turut bikin anak-anak kepincut, membuat para orang tua pun memperbincangkan — salah satunya karena harganya yang relatif tidak murah.

Yulis, ibunda Abyan (7 tahun), adalah salah satu yang membelikan buah hatinya jam tangan pintar tersebut sebagai hadiah lebaran. Ini juga menjadi bentuk apresiasinya buat sang anak usai berpuasa di bulan Ramadhan lalu.

“Awalnya yang punya ide beli jam tangan Imoo itu dari saya sendiri sebagai reward karena berhasil puasa full sampai sore hari selama bulan Ramadhan. Padahal ini pertama kali puasa dalam hidupnya,” ujar Yulis, menyebut salah satu merek smartwatch anak yang tengah populer.

“Reaksinya seneng banget, nggak mau dilepas. Dia senang sama fungsinya karena selama ini dia ingin HP tapi karena saya kurang setuju buat usia dia, kayaknya cocok ini aja. Lalu disimpan dengan hati-hati kotak jamnya. Waktu awal-awal dilihatin terus jamnya dipamerin ke teman-teman rumahnya, sepupu yang seusianya. Namanya juga anak-anak ya,” lanjutnya.

Tipe jam tangan pintar yang dihadiahi buat Abyan itu bukanlah tipe terbaru — yang harganya sekitar Rp 3 jutaan. Yulis menyebut harga jam anaknya itu sekitar Rp 1 juta. Memang tak murah, tetapi gadget itu disebutnya sarat manfaat, di antaranya membantu memantau aktifitas sang putra saat di luar rumah. Apalagi Yulis juga menjaga anak keduanya yang masih berusia dua tahun.

“Kalau seri yang terbaru kan sudah bisa video call dan ada game ya. Saya khawatir kalau yang fitur terbaru itu nggak boleh dipakai ketika sekolah nanti. Jadi saya beli sesuai dengan kebutuhan saya dan anak,” tambahnya.

Dikisahkan Yulis lebih lanjut, salah satu fitur yang paling sering ia pakai di smartwatch itu adalah menelepon Abyan ketika anaknya dirasa sudah kelewat lama bermain. Ia juga rutin memantau posisi putra tercinta.

“Bisa lihat posisi dia, walau akurasinya masih kurang. Kadang beda 20 meter gitu sama posisi dia,” jelas Yulis.

Manfaat dan fitur yang dimiliki jam tangan pintar itu pun ia anggap sepadan dengan harganya. Meski ada pilihan yang lebih murah, bahkan versi KW, Yulis mengaku kurang sreg karena risau dengan keawetannya.

“Kalau yang KW berkisar 200-300. Tetapi menurut informasi, yang KW itu gak bisa tahan air dan diragukan keawetannya,” tuturnya.

Yulis mengaku, Abyan juga sempat minta tipe smartwatch yang terbaru, terlebih ketika melihat promosi produk tersebut. Tetapi ia dan suami terus berusaha memberikan pengertian ke putranya itu.

“Iya lumayan (merengek), mbak. Tapi sebisa kita memberi pengertian pada anak. Nanti kadang lupa kadang ingat kalau pas lihat iklan,” sebut Yulis. KONTAK PERKASA FUTURES