Rekomendasi Mingguan Emas 10 – 14 Mei 2021: Berusaha Menembus $1,850 Menuju $1,900? | KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA FUTURES SURABAYA – Minggu lalu telah direkomendasikan bahwa harga emas bisa naik tembus $1,800 dan bisa lanjut mengarah ke $1,900. Dan ternyata pergerakan naik harga emas berhasil menembus $1,800 namun pergerakan naiknya terhenti di $1,831.

Minggu ini harga emas sedang berusaha untuk membukukan keuntungan mingguan terbesar sejak awal tahun menembus $1,850 dan tidak tertutup kemungkinan mencapai $1,900, dengan adanya ketakutan akan inflasi dan melemahnya dollar AS.

Minggu lalu, harga emas sempat naik lebih dari $70 pada minggu lalu, dan diperdagangkan di atas $1,840 per ons. Kekuatan naik harga emas ini, datang setelah lebih dari dua bulan terkonsolidasi di bawah $1,800.

Faktor terakhir yang mendorong naik harga emas pada akhir minggu lalu adalah turunnya data employment AS yang jauh lebih daripada yang diperkirakan. Angka NFP hanya menunjukkan penciptaan pekerjaan sebanyak 266.000 di bulan April. Sementara consensus pasar memperkirakan sebanyak 1 juta pekerjaan. Kekecewaan bertambah dengan angka bulan lalu, bulan Maret direvisi turun dari 916.000 menjadi 770.000.

Apa yang terjadi adalah kekecewaan yang signifikan. Ekonomi sedang beranjak pulih, namun kecepatan pulihnya dari sisi employment tidak sekuat seperti yang diharapkan. Kesulitannya kelihatannya ada pada perekrutan karyawan, yang memaksa majikan untuk menaikkan upah. Kelihatannya AS akan menghadapi isu unemployment untuk sementara waktu.

Akibatnya, tingkat bunga riil turun, dollar AS juga turun dan harga emas terdorong naik.

Meningkatnya ekspektasi akan inflasi juga mempercepat pergerakan naik dari emas pada minggu lalu. Dalam kompleks perdagangan komoditi keseluruhan, emas belum bergerak naik pada beberapa bulan terakhir dibandingkan dengan komoditi lain yang ada di sektornya. Sekarang harga emas mulai menembus batas resistance kunci dengan para “bargain hunter” mulai masuk. Ada orang-orang yang membeli komoditi untuk jangka panjang karena keprihatinan akan inflasi.

Level kritikal berikutnya bagi emas untuk dilewati adalah $1,851 per ons.

Kenyataan naiknya harga emas menembus $1,800 dengan meyakinkan, merupakan hal yang bullish bagi emas. Dan harga emas pada level sekarang ini yang telah menembus $1,800, sesungguhnya masih murah dibandingkan dengan keseluruhan kompleks dari komoditi. Investor sedang mencari kesempatan untuk masuk ke dalam investasi emas apakah melalui perdagangan berjangka atau melalui cara lainnya. Jika harga emas bisa bergerak naik ke atas $1,850, harga emas bisa mencapai $1,900 dan menembusnya.

Angka employment AS bulan April sebagaimana yang ditunjukkan oleh laporan Non-Farm Payrolls pada hari Jumat minggu lalu, yang jauh di bawah daripada yang diperkirakan, dan dari bulan sebelumnya, membangkitkan banyak pertanyaan mengeai masa depan ekonomi dari AS.

Hal ini adalah bearish bagi dollar AS dan juga bagi yields obligasi AS dan sebaliknya bullish bagi metal berharga, yang bisa membawa harga emas naik ke $1,895.

Saat ini harga emas berada pada level mendekati $1,851 yang apabila berhasil ditembus akan bisa lanjut ke $1,900 lebih cepat daripada yang dipikirkan sebelumnya.

Dari kalender ekonomi, data makro ekonomi yang akan keluar terkonsentrasi pada akhir minggu dengan data Consumer Price Index (CPI) diskedulkan keluar pada hari Rabu, klaim pengangguran AS pada hari Kamis, selanjutnya Retail Sales AS dan  Consumer Sentiment Index untuk bulan Mei dari Universitas Michigan, pada hari Jumat.

Apakah ekonomi AS telah terlalu panas sehingga mendorong naik inflasi? Setelah berminggu-minggu menduduki tempat teratas di agenda dari media keuangan, akan ada jawaban baru yang langsung dari publikasi statistik Consumer Price Index bulan April. CPI umum diperkirakan akan naik dari 2.6% ke 3.6% per tahun, kebanyakan karena efek basis – jatuhnya harga-harga yang dicatat pada bulan-bulan seperti ini tahun lalu.

Investor dan Federal Reserve akan mengamati CPI inti, yang diperkirakan akan melewati 2%, targetnya the Fed. Setiap kejutan kenaikan akan meningkatkan ekspektasi kenaikan tingkat bunga dan mendorong naik dollar AS. Sementara angka yang rendah akan membuat dollar AS turun.

Klaim pengangguran pada hari Kamis kemungkinan akan terus melanjutkan penurunannya, menunjukkan bahwa saat ini sedang berlangsung perekrutan dengan kecepatan yang penuh, setelah turun dibawah 500.000 pada minggu lalu.

Data retail sales untuk bulan April juga akan bisa menggoyang pasar. Angka belanja melompat ke 9.8% pada bulan Maret, yang disebabkan Sebagian besar oleh karena dibagikannya cek stimulus. Apakah tren ini akan berlangsung sampai ke bulan April? Diperkirakan angka bulan April turun sedikit menjadi 0.8%.

Terakhir adalah angka pendahuluan dari Consumer Sentiment Index untuk bulan Mei dari Universitas Michigan yang akan bisa memberikan pandangan yang lebih terkini dari pesta belanja orang Amerika. Meskipun diperkirakan akan terjadi kenaikan lagi, angkanya diperkirakan masih dibawah dari level sebelum pandemic.

“Support” terdekat menunggu di $1,829 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,810 dan kemudian $1,800. “Resistance” terdekat menunggu di $1,840 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,851 dan kemudian $1,900. KONTAK PERKASA FUTURES

vibiznews.com