Krisis Thailand Tak Pengaruhi Kekayaan Keluarga ShinawatraPemerintahan Thailand yang dipimpin oleh keluarga Shinawatra kembali digulingkan. Setelah sebelumnya Thaksin Shinawatra digulingkan, kali ini adiknya Yingluck Shinawatra digulingkan.

Meski demikian, hal ini tidak membuat harta yang dimiliki oleh keluarga Shinawatra turun. Majalah Forbes mencatat, kekayaan Thaksin Shinawatra masih berada di USD1,7 miliar dan menempatkan dia dan keluarganya di posisi 10 orang terkaya di Thailand, tidak berubah dari posisi sebelumnya.

Thaksin meninggalkan Thailand pada 2008, sesaat sebelum dia dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena menyalahgunakan kekuasaannya untuk membantu istrinya membeli tanah masyarakat di sebuah lelang. Namun, Thaksin mengatakan tuntutan pidana atas dirinya itu bermotif politik.

Mantan perdana menteri Thailand yang kini tinggal di Dubai itu, memiliki saham pengendali dari SC Asset, pengembang real estat, di antara banyak hal lain.

Selain itu, miliarder juga mempunyai beberapa kegiatan bisnis antara lain membeli dan menjual kembali klub sepak bola Inggris Manchester City, mengakuisisi tambang titanium di Zimbabwe, memulai bisnis lotere di Uganda dan memperoleh paspor Nikaragua.

Meski demikian, Thaksin mungkin akan tetap menjadi tokoh yang kontroversional dalam sejarah modern Thailand, dia dibenci oleh kelas menengah dan disebut sombong oleh orang perkotaan elit.

Mengasingkan diri dari Thailand, Thaksin memilih tinggal di sebuah rumah mewah di Dubai, telah sebagian besar tetap diam selama krisis. Dalam sebuah posting baru pada halaman Facebook-nya, Thaksin membantah dia tidak setia kepada keluarga kerajaan.

Artikel: kontakperkasa futures.