PT KONTAK PERKASA FUTURES – Label favorit bukan lagi jadi satu hal yang mengganggu untuk tim nasional Jerman. Jelang laga melawan Irlandia Utara, mereka menegaskan dalam motivasi tinggi.

Jerman hampir selalu dijadikan favorit setiap kali menjalani pertandingan dalam beberapa tahun terakhir. Ini tak terlepas dari hasil-hasil positif mereka dalam berbagai turnamen belakangan.

Di Piala Dunia misalnya, sejak edisi 2002, Jerman selalu berhasil masuk semifinal. Mereka jadi runner-up di 2002, finis ketiga di 2006 dan 2010, lalu juara di edisi terakhir pada 2014 lalu.

Sementara di Piala Eropa hasilnya sedikit kurang oke. Setelah jadi runner-up pada 2008, mereka cuma mentok di semifinal pada dua edisi terakhir. Kali terakhir mereka juara adalah pada 1996 silam.

Bek Jerman Mats Hummels menyebut timnya sudah terbiasa dijadikan favorit. Pemain Bayern Munich itu percaya hal tersebut tak lagi punya efek negatif apapun terhadap tim.

Menatap laga kandang melawan Irlandia Utara di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018, Rabu (12/10/2016) dinihari WIB, Jerman yang tentu saja dijagokan menang menegaskan berada dalam antusiasme tinggi.

“Kami sudah menjadi favorit hampir di setiap pertandingan yang kami mainkan selama beberapa tahun. Kami tidak terlalu terganggu dengan label itu,” kata Hummels dikutip Soccerway.

“Kami sangat termotivasi dan akan memberikan segala yang kami punya. Performa kami baru-baru ini adalah sebuah reaksi terhadap Piala Eropa dan kualifikasi Piala Eropa sebelumnya.”

“Kami sudah bermain luar biasa baik sejak turnamen musim panas tersebut. Kami adalah salah satu tim terbaik di dunia, tapi saya pribadi tak merasa bahwa cuma ada satu tim terbaik,” tambahnya.

Jerman saat ini memuncaki klasemen Grup C dengan hasil sempurna dari dua laga. Mereka unggul selisih gol dari Azerbaijan di posisi dua sementara.  (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES