PT KONTAK PERKASA FUTURES – Leicester City menyadari beban sebagai juara bertahan menghadapi kompetisi musim ini. Laga lawan Liverpool bakal dijadikan arena pembuktian.

Leicester mengawali kompetisi musim ini dengan kekalahan 1-2 dari Hull City. Juara bertahan Premier League itu berhasil menunjukkan tren positif dalam dua laga berikutnya. ‘Si Rubah’ meraih hasil imbang 0-0 dengan Arsenal, kemudian menang 2-1 atas Swansea City.

Dengan torehan itu Leicester masih tercecer di urutan kesembilan papan klasemen sementara. Dengan nilai empat, tim besutan Claudio Ranieri itu berjarak lima poin ddari Manchester City (nilai 9) yang untuk sementara menguasai puncak klasemen.

Gelandang Leicester, Andy King, menyadari kekalahan di laga pertama menjadi sorotan publik. Tapi, hasil-hasl pada dua laga berikutnya membuat dia optimistis timnya sudah lebih siap menghadapi laga di pekan keempat Premier League, versus Liverpool. Dalam laga itu, Leicester berstatus tim tamu di Anfield pada Sabtu (10/9/2016).
“Setelah musim lalu berakhir, mengawalinya selalu tak mudah. Setelah beberapa pertandingan, apapun hasilnya, publik akan membandingkan dengan hasil musim lalu dan mereka mengatakan ini awal yang lamban,” kata Andy King seperti dikutip Guardian.

“Tapi setidaknya kami telah mengantongi satu kemenangan dan kami pun bisa berharap untuk bisa berlari lebih kencang. Kemenangan di Anfield akan jadi pernyataan konkrit kami. Kami tahu laga itu akan sulit karena mereka telah menunjukkan awal yang bagus.

“Kami harus tampil dengan cara kami. Setelah itu kami akan bisa menghadapi siapapun,” ucap dia.

Dalam tiga laga pertamanya, Liverpool membukukan satu kemenangan, satu hasul imbang dan satu kekalahan. Satu kemenangan itu diraih dari laga pertama ketika menghadapi Arsenal 4-3. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES