PT KONTAK PERKASA FUTURESLaju buruk Liverpool di 2017 masih berlanjut. ‘Si Merah’ dinilai kehabisan energi dan tak punya skuat yang mumpuni untuk gaya bermainnya.

Liverpool menelan kekalahan 0-1 kala menjamu Southampton di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris, Kamis (26/1/2017) dinihari WIB. Di leg pertama, mereka juga takluk dengan skor yang sama.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk anak-anak Merseyside sepanjang tahun ini. Dari tujuh pertandingan, Liverpool baru menang sekali sementara sudah kalah tiga kali dan sisanya berimbang.

Eks bek Liverpool Jamie Carragher menilai Liverpool seperti sudah kehabisan tenaga. Gaya bermain yang diterapkan Juergen Klopp, yang penuh energi dan melakukan counter-pressing dengan gencar, sudah menimbulkan dampak meski secara penampilan Liverpool terlibat baik-baik saja.

“Liverpool terlihat seperti sudah kehabisan energi dan tenaga, yang mana jadi kekhawatiran besar. Apakah itu tergantung pada intensitas yang mereka mainkan, yang mereka terapkan di latihan?” kata Carragher dikutip Sky Sports.

“Klopp tidak punya jeda musim dingin. Mereka masih punya seluruh paruh kedua musim untuk dihadapi dan mereka terlihat seolah-olah tidak ada penurunan itu, bahwa masih ada energi di sana,” imbuh pria yang kini menjadi analis sepakbola ini.

Carragher menilai kualitas skuat Liverpool saat ini tak menolong mereka. Timpangnya kualitas pemain inti dan pelapis membuat Liverpool kesulitan menjaga sepakbola energi tinggi yang diinginkan Klopp.

Liverpool hanya cukup terbantu dengan absennya mereka di kompetisi Eropa, sehingga sebelumnya bisa tampil impresif di Premier League.

“Saya baru melihatnya sekarang dan sepanjang musim nuansanya sudah seperti Liverpool mungkin akan mengejar titel. Tapi skuat itu, Anda tak akan pernah berpikir itu cukup bagus untuk memenangi liga,” sambung Carragher.

“Alasan Anda mungkin punya harapan adalah karena tak adanya kompetisi Eropa dan juga saya rasa Liverpool sudah dapat manajer top. Di luar enam besar, Liverpool mungkin skuat atau tim terbaik keenam. Tapi mereka ada posisi saat ini karena manajernya dan tanpa kompetisi Eropa,” tandasnya. (hnm) – PT KONTAK PERKASA FUTURES