PT KONTAK PERKASA FUTURES – Real Madrid menjadi juara Piala Super Eropa usai menang 3-2 atas Sevilla. Namun, Madrid harus melalui extra time untuk bisa mendapatkan kemenangan.

Madrid sempat unggul 1-0 lebih dulu lewat gol Marco Asensio, tetapi Sevilla bisa membalikkan kedudukan lewat gol-gol yang dicetak oleh Franco Vazquez dan Yevhen Konoplyanka (lewat tendangan penalti). Namun, menjelang babak kedua berakhir, Sergio Ramos membuat Madrid menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Di babak tambahan, Sevilla harus bermain dengan 10 orang setelah Timothee Kolodziejczak mendapatkan kartu merah. Sementara, gol Ramos di babak tambahan ini dianulir. Kendati begitu, Madrid akhirnya berhasil mencetak gol ketiga mereka via Dani Carvajal di menit ke-119.

Trofi Piala Super Eropa ini pun jadi trofi pertama Madrid musim ini dan jadi penyempurna gelar Liga Champions yang mereka raih Mei lalu.

Jalannya Pertandingan

Laga yang mempertemukan juara Liga Champions 2015/2016 dan juara Liga Europa 2015/2016 ini berlangsung di Stadion Lerkendal, Trondheim, Norwegia, Rabu (10/8/2016) dini hari WIB. Madrid tampil tanpa diperkuat sejumlah bintangnya, termasuk Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Namun, Sergio Ramos dan Marcelo tetap tampil di lini belakang. Sementara, Alvaro Morata dipercaya sebagai ujung tombak.

Sedangkan Sevilla menurunkan beberapa pemain anyarnya, seperti gelandang Hiroshi Kiyotake dan striker Luciano Vietto, di starting XI mereka. Hingga setengah jam pertama, Sevilla boleh memenangi penguasaan bola hingga 62%, tetapi Madrid justru lebih sering menciptakan peluang.

Ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit, Ramos sudah mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Menerima umpan dari Marco Asensio, kapten Madrid itu melepaskan sebuah sundulan terarah. Sial baginya, sundulannya masih bisa diblok.

Dua menit setelah peluang tersebut, gantian Asensio yang mendapatkan peluang. Namun, tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti masih bisa digagalkan oleh kiper Sevilla, Sergio Rico. Setelahnya, tidak ada peluang tercipta lagi, sampai akhirnya Madrid memberikan

Pada menit ke-21, Madrid akhirnya memimpin 1-0. Asensio, yang menghabiskan musim lalu di Espanyol sebagai pemain pinjaman, menjadi pencetak golnya. Gol berawal dari sebuah lemparan ke dalam yang dilakukan Sevilla di sisi kiri pertahanan mereka. Namun, bola berhasil direbut oleh para pemain Madrid.

Asensio kemudian mendapatkan bola itu ketika dia berdiri beberapa meter di depan kotak penalti Sevilla. Ketika para pemain Sevilla berusaha menutupnya, ia bereaksi cepat: Asensio melepaskan tendangan kaki kiri ke arah sudut atas gawang Sevilla. Sergio Rico tidak bereaksi dan hanya menyaksikan bola meluncur masuk ke dalam gawangnya.

Tertinggal satu gol Sevilla tidak tinggal diam. Mereka akhirnya berhasil mengubah dominasi penguasaan bola menjadi peluang berbahaya. Pada menit ke-27, Mariano melepaskan tendangan dari sisi kanan. Namun, usahanya ini masih belum menemui hasil lantaran tendangannya melebar.

Setelahnya, pada menit ke-30, Daniel Carrico memaksa kiper Madrid, Kiko Casilla, melakukan penyelamatan. Tendangan datar Carrico yang dilepaskan dari luar kotak penalti memaksa Casilla melompat ke arah bawah untuk menepisnya.

Empat menit menjelang babak pertama selesai, Sevilla akhirnya mencetak gol penyama kedudukan. Gol bermula dari umpan dari sisi kanan. Awalnya bola dikuasai oleh Vitolo dengan dadanya, namun kemudian bola memantul ke arah Franco Vazquez, yang langsung melepaskan tendangan voli kaki kiri ke arah sudut bawah gawang Madrid. Skor 1-1 bertahan sampai babak pertama selesai.

Di awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-49, Madrid mendapatkan kans bagus untuk mencetak gol. Diawali oleh operan Dani Carvajal, bola diterima oleh Lucas Vazquez, yang lantas melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya melambung.

Madrid sempat mendapatkan dua kans lagi setelahnya. Salah satunya lewat sepakan Mateo Kovacic di menit ke-51. Tetapi, lagi-lagi tidak menghasilkan apa-apa, sebab tendangan Kovacic melebar dari sasaran. Sundulan Sergio Ramos pada menit ke-64 juga belum bisa membuat Madrid unggul karena masih bisa diamankan oleh Sergio Rico.

Justru, Ramos menjadi awal dari terjadinya gol kedua Sevilla yang tercipta pada menit ke-72. Gol tersebut bermula dari pelanggaran Ramos terhadap pemain depan Sevilla, Vitolo.

Pelanggaran tersebut bermula dari tusukan Vitolo dari sisi kanan. Vitolo kemudian berhasil mengecoh Ramos dan bergerak ke sisi dalam. Namun, Ramos masih meninggalkan kakinya di jalur gerak Vitolo. Mereka kemudian bersenggolan dan Vitolo terjatuh. Ramos sempat menganggap Vitolo diving, tetapi wasit langsung menunjuk titik putih. Sevilla mendapatkan tendangan penalti.

Yevhen Konoplyanka, yang baru masuk di menit ke-67 menggantikan Vietto, maju menjadi eksekutor penalti. Tendangannya diarahkan ke sudut bawah gawang Madrid, tidak terlalu kencang. Namun, Casilla sudah keburu bergerak ke arah yang salah sehingga tidak bisa menghentikan tendangan tersebut. Sevilla berbalik unggul 2-1.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, pun bergerak cepat. Ia memasukkan James Rodriguez tidak lama setelahnya dan menarik Kovacic. Tetapi, Madrid minim menciptakan peluang emas pasca-gol Konoplyanka.

Carvajal sempat mendapatkan kans pada menit ke-80, tetapi tendangan kaki kanannya dari sudut sempit juga menemui kegagalan. Tapi, Madrid berhasil membuat Sevilla terhenyak di masa injury time. Dan Ramos, yang menyebabkan penalti untuk Sevilla, membayar kesalahannya.

Ketika injury time memasuki menit ketiga, Ramos –yang berdiri di depan gawang Sevilla tanpa terkawal– melompat untuk menyambut umpan yang dilepaskan oleh Lucas Vazquez. Skor berubah menjadi 2-2 dan laga berlanjut ke babak tambahan.

Drama terjadi di babak pertama extra time. Pada menit ke-93, Sevilla bermain dengan 10 orang setelah Timothee Kolodziejczak menerima kartu kuning kedua. Kolodziejczak mendapatkan kartu kuning tersebut setelah melakukan pelanggaran terhadap Lucas Vazquez.

Tidak lama setelahnya, Ramos mencetak gol ketiga Madrid pada pertandingan ini –lagi-lagi lewat sundulan– setelah menerima umpan silang dari Marcelo. Namun, gol tersebut dianulir. Ramos memprotesnya. Dari siaran ulang, posisinya juga onside. Namun, wasit menilai telah terjadi pelanggaran.

Madrid mengamuk. Berulang kali mereka menorehkan peluang, hanya saja tidak satu pun berbuah menjadi gol. Tendangan James mengarah tepat ke tangkapan Sergio Rico, sementara sundulan Ramos masih melenceng.

Menghadapi gempuran Madrid, pertahanan Sevilla akhirnya roboh juga. Pada menit ke-119, Dani Carvajal dengan mudahnya menusuk ke lini pertahanan mereka. Bek kanan Madrid itu menggiring bola dari sisi kanan hingga masuk ke dalam kotak penalti, sebelum akhirnya melepaskan sepakan terarah.

Madrid unggul 3-2 dan skor itu bertahan sampai akhir. Trofi Piala Super Eropa tahun ini pun jadi milik Zidane dan anak-anak buahnya.

Susunan Pemain

Real Madrid: Casilla, Carvajal, Sergio Ramos, Varane, Marcelo, Casemiro, Kovacic (James 73), Isco (Modric 66), Asensio, Lucas Vazquez, Morata (Benzema 62).

Sevilla: Sergio Rico, Nico Pareja, Carrico (Rami 51), Kolo, Mariano, Iborra (Kranevitter 74), N’Zonzi, Franco Vazquez, Kiyotake, Vietto (Konoplyanka 67), Vitolo. (hnm) – KONTAK PERKASA FUTURES