Manufaktur China April TerkontraksiManufaktur China bulan April mengalami kontraksi pada bulan ke-4, hal tersebut menurut survey dari sektor swasta, memberikan sinyal bahwa resiko penurunan tajam pada sektor ekonomi telah diproyeksikan akan berlanjut pada tahun ini pada laju terendahnya sejak 1990 lalu.

Indeks PMI berada pada angka 48.1, menurut HSBC Holdings Plc dan Markit Economics pada hari ini. Hal itu dibandingkan dengan 48 pada bulan sebelumnya, angka pembacaan awal sebelumya sebesar 48.3 dan 48.4 dari survey analis oleh Bloomberg News. Angka dibawah 50 mengindikasikan kontraksi.

Pembangunan property kuartal pertama turun dan pertumbuhan ekonomi melambat, sehingga memberikan tantangan bagi para pemimpin Partai Komunis guna menetapkan target pertumbuhan ekonomi minimum dan juga adanya perubahan seperti kenaikan peran pada ekonomi untuk investasi swasta. GDP (gross domestic product) tahun ini diperkirakan akan mencapai 7.3% setelah pemerintah mengendalikan aktivitas kredit, menurut survei Bloomberg, dibandingkan dengan target pemerintah tahun ini sebesar 7.5%.

Dollar Australia dan saham Asia melemah mengikuti rilis data tersebut. Pemerintah China telah mengeluarkan paket kebijakan seperti pembangunan rel kereta api, perumahan dan keringanan pajak guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan upaya lainnya guna mendorong pelaku ekspor. Bank sentral China juga telah menurunkan rasio cadangan minimum bagi beberapa perbankan sebesar 2%.

 Artikel: kontakperkasa futures.