Massa Sudah 'Teriak' Beri Peringatan Lima Lap Sebelum Bianchi CrashSuzuka – Pebalap Marussia Jules Bianchi mengalami kecelakaan parah di GP Jepang. Terkait insiden ini, driver Williams Felipe Massa mengaku telah memperingatkan soal kondisi trek lima putaran sebelumnya.

Balapan di sirkuit Suzuka, Minggu (5/10/2014) siang WIB diwarnai insiden fatal yang menimpa Bianchi. Di putaran ke-43, pebalap asal Prancis itu tergelincir keluar lintasan dan menabrak crane yang kebetulan tengah mengevakuasi mobil Adrian Sutil. Sutil lebih dahulu keluar lintasan satu lap sebelumnya dan menabrak pagar pembatas.

Akibat insiden tersebut, balapan kemudian dihentikan di putaran ke-46. Terkait penghentian balapan, Sutil menilai seharusnya dilakukan lebih dini karena kondisi trek yang berbahaya. Guyuran hujan memang membuat lintasan licin dan meningkat risikonya.

Hampir senada dengan Sutil, Massa juga menilai keputusan menghentikan balapan turun terlalu lama. Pebalap Brasil ini juga sempat mengingatkan kondisi trek lewat radio lima putaran sebelum insiden terjadi.

“Menurut pendapat saya, mereka memulai balapan terlalu dini karena trek tidak memungkinkan untuk balapan pada awalnya dan balapan usai terlalu terlambat,” kata Massa kepada Crash.

“Saya sebelumnya sudah ‘berteriak’ di radio lima putaran sebelum safety car keluar bahwa ada terlalu banyak air di trek, tapi mereka terlalu lama merespons dan saat itu situasinya berbahaya,” lanjutnya.

“Maka kita melihat ada sejumlah crash pada akhirnya dan perlu memahami apa yang telah terjadi pada Jules, itulah satu-satunya kekhawatiran saya saat ini,” demikian pria 33 tahun ini.

Bianchi sendiri telah menjalani operasi untuk luka serius di kepalanya. Belakangan dikabarkan operasi telah usai dan Bianchi tidak sampai memerlukan alat penyokong hidup.(hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.