Mayoritas Saham China Turun Jelang Rilis DataBloomberg (15/01) Mayoritas saham-saham China turun menjelang jadwal rilis data pasokan uang.

Great Wall Motor Co., perusahaan pembuat mobil sport terbesar di Negara tersebut, turun sebesar 2.5%, perpanjang penurunan pasca perusahaan menunda peluncuran sebuah model. Anhui Conch Cement Co. , perusahaan pembuat semen terbesar di China, naik sebesar 3.3% pasca memperkirakan labanya naik sebesar 50% pada tahun lalu.

Indeks Shanghai Composite tergelincir kurang dari 0.1% ke level 2,026.79 pada pukul 9:44 pagi waktu lokal. Indeks tersebut diperdagangkan sebesar 7.6 kali proyeksi laba dalam 12bulan, terendahnya terjadi pada tahun 2007 berdasarkan pada data mingguan Bloomberg. Indeks CSI 300 naik sebesar 0.1% ke level 2,215.15.

Pasokan uang kemungkinan akan turun sebesar 13.9% di bulan Desember lalu dari 14.2% pada bulan sebelumnya, berdasarkan pada estimasi rata-rata 38 ekonom pada sebuah survey Bloomberg. Bank sentral diperkirakan juga akan merilis data terkait agregat keuangan dan pinjaman baru.

Indeks Shanghai telah mengalami penurunan sebesar 4.2% di tahun 2014 ini ditengah kekhawatiran menurunnya pertumbuhan ekonomi global yang akan mempengaruhi laba dan dimulainya kembali IPO (initial public offering) yang akan mengalihkan dana-dana.

Sebanyak 52 perusahaan telah disetujui untuk melakukan IPO di bursa saham Shanghai dan Shenzhen sejak pemerintah mengumumkan bahwa dimulainya kembali penawaran saham baru di bulan November pasca penundaan selama satu tahun terakhir.

China Securities Regulatory Commission kemungkinan akan memeriksa proses harga untuk mengejar IPO perusahaan, menurut laporan 21st Century Business Herald pada hari ini, Otoritas mengumunkan peraturan tersebut di bulan November lalu yang bertujuan pada penguatan perlindungan investor dan menghilangkan manipulasi harga.

 Artikel: kontakperkasa futures.