Asal-usul dan Sejarah Bahasa Indonesia KontakPerkasa Futures, Ini kabar gembira pesepakbola cilik berbakat Indonesia, Tristan Alif Naufal yang sedang bermimpi bisa meniti karier di Eropa melalui Ajax Amsterdam.

Kabar gembira itu muncul setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencoba mencarikan jalan keluar untuk keluarga Alif, yang rencananya bakal tinggal di Belanda agar Alif bisa bergabung di akademi sepakbola Ajax.

Sejatinya Alif telah lama diterima bergabung akademi Ajax Amsterdam, namun ia tidak bisa langsung bergabung karena orang tua Alif belum memiliki izin tinggal di Belanda.

Tak hanya itu, untuk bisa tinggal di Belanda, orang tua Alif juga harus memiliki pekerjaan selama putranya menimba ilmu di akademi Ajax.

Dua persyaratan tersebut belum bisa dipenuhi oleh keluarga Alif, oleh karena itu Kemenpora mencarikan pekerjaan di Belanda untuk orang tua Alif. Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, juga mencoba mendorong Kementerian Luar Negeri untuk memudahkan proses izin tinggal Alif sekeluarga di Belanda.

“Membantu proses izin tinggal Tristan Alif dan mencarikan pekerjaan bagi orang tuanya di Belanda tetap menjadi perhatian kami. Kita sudah berkirim surat ke Kepala Perwakilan RI di Belanda mengenai permohonan bantuan proses izin tinggal Tristan Alif. Sejauh ini kita juga sedang mengusahakan beberapa alternatif pekerjaan di Belanda bagi orang tuanya,” kata Menpora Imam Nahrawi.

Surat permohonan bantuan proses izin tinggal itu ke Kepala Perwakilan RI di Belanda tersebut sudah dikirimkan pada 25 Februari 2015 oleh Kemenpora. Sementara itu untuk pekerjaan, ada beberapa tempat yang tengah diusahakan oleh Kemenpora melalui jaringan pribadi.

Menpora membeberkan, beberapa alternatif pekerjaan formal bisa didapat oleh ayahanda Alif, Ivan Trianto. Pekerjaan itu di antaranya bekerja di kantor Garuda Indonesia di Belanda atau bekerja di Kedutaan Besar RI di Den Haag, Belanda.

“Staf kami terus berkomunikasi dengan warga negara Belanda asal Indonesia. Ada yang sedang mencarikan pekerjaan untuk orang tua Alif. CV ayahnya Alif juga baru kita terima dan segera akan ditindaklanjuti. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” terang Imam.

Seperti diketahui, selama menjalani trial bersama Ajax di Belanda, Alif meraih prestasi gemilang. Bahkan, klub besar Belanda lainnya, Feyenoord, juga berminat merekrut Alif untuk masuk ke dalam akademi mereka.

Alif kini masih berusia 10 tahun dan memiliki potensi besar untuk bisa berkarier di kompetisi Eropa. Jika Alif jadi masuk ke akademi Ajax Amsterdam, maka bocah kelahiran Jakarta itu akan menjadi anak Asia pertama yang melakukannya. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.