Minyak Berjangka Akhiri Pekan dengan Penurunan 8  Mingguan KontakPerkasa Futures, Minyak berjangka membukukan kerugian mingguan lebih dari 8% pada hari Jumat, tertekan oleh kekhawatiran yang sedang berlangsung mengenai surplus stok global, kurangnya penurunan produksi yang signifikan dan beberapa penguatan dalam dolar AS setelah rilis laporan pekerjaan AS.

Sementara itu, harga futures untuk bensin menetap di bawah $ 1 per galon untuk pertama kalinya sejak akhir 2008. Analis mengaitkan penurunan itu dengan pembersihan dari campuran bahan bakar musim dingin.

WTI Maret kehilangan 83 sen, atau 2,6%, untuk menetap di level $ 30,89 per barel di New York Mercantile Exchange, turun dari level $ 32,45 sebelumnya. Minyak menghabiskan banyak sesi naik turun di antara kerugian dan keuntungan setelah laporan pekerjaan. Untuk minggu ini, harga mengalami kerugian sebesar sekitar 8,1%.

Minyak mentah Brent April di bursa ICE Futures London kehilangan 40 sen, atau 1,2%, ke level $ 34,06 per barel, berakhir 5% lebih rendah pada minggu ini.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa laju domestik perekrutan meruncing pada bulan Januari, namun upah meningkat tajam dan tingkat pengangguran turun di bawah 5% untuk pertama kalinya sejak tahun 2008.

Secara keseluruhan, fundamental minyak tetap lemah seiring melimphanya suplai, seiring produsen utama masih menolak untuk memangkas produksi meski harga jatuh tajam selama hampir dua tahun. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.