Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Jelang Pertemuan Doha KontakPerkasa Futures, Minyak menuju kenaikan mingguan kedua sebelum para produsen utama bertemu di Doha untuk membahas pembekuan output seiring Badan Energi Internasional melihat surplus stok global hampir tidak akan berlangsung lagi pada akhir tahun.

Futures sedikit berubah di New York, naik 4,4 persen untuk minggu ini. Ada “perasaan positif” di antara produsen bahwa kesepakatan untuk memulihkan stabilitas dapat dicapai pada pertemuan 17 April nanti, menurut pernyataan dari kementerian energi Qatar. Pasar minyak global akan “bergerak mendekati keseimbangan” di paruh kedua tahun ini seiring harga yang lebih rendah mengambil biaya mereka pada output di luar OPEC, IEA mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Kamis.

Minyak kembali pulih setelah jatuh ke level terendah dalam lebih dari 12 tahun di tengah tanda-tanda surplus global akan memudar seiring penurunan produksi AS. Sementara 40 analis dan pedagang yang disurvei Bloomberg News terbagi atas apakah pembicaraan di ibukota Qatar akan berhasil menghasilkan kesepkatan pembatasn output, mayoritas mereka memprediksi kesepakatan mengatakan tidak akan berdampak pada arus aktual minyak mentah.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei berada di level $ 41,53 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 3 sen, pada pukul 09:21 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun 0,6 persen ke level $ 41,50 pada hari Kamis, jatuh untuk hari kedua. Total volume perdagangan yakni sekitar 68 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Juni 5 sen lebih tinggi pada level $ 43,89 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak kehilangan 34 sen ke level $ 43,84 pada hari Kamis. Harga naik 4,7 persen minggu ini. Minyak acuan global ini berada di premi $ 1,21 untuk WTI Juni. (hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.