Minyak Diperdagangkan di Dekat $ 40 barel Terkait Komentar Produksi dari Iran KontakPerkasa Futures, Minyak diperdagangkan mendekati level $ 40 per barel di tengah tanda-tanda perpecahan di Organisasi Negara Pengekspor Minyak sebelum pertemuan di Wina untuk membahas kebijakan produksi.

Futures naik sebanyak 0,8 persen di New York, memangkas penurunan 4,6 persen pada hari Rabu. Mayoritas anggota OPEC menyepakati pemotongan pasokan, dengan pengecualian Arab Saudi dan negara Teluk Arab, kata kementerian minyak Iran di kantor berita Shana. Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 1,18 juta barel untuk kenaikan mingguan ke 10, menurut laporan dari Administrasi Informasi Energi.

Minyak telah turun 39 persen sejak Arab Saudi memimpin keputusan OPEC pada bulan November tahun lalu untuk mempertahankan output dan mempertahankan pangsa pasar terhadap produsen biaya shale-yang lebih tinggi. Dengan para menteri yang berkumpul untuk pertemuan dua tahunan mereka besok, terdapat kurangnya kesepakatan tentang bagaimana mengelola pasokan dan menstabilkan pasar, Shana melaporkan, mengutip Mehdi Asali, direktur jenderal OPEC dan forum energi di kementerian di Teheran.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari berada di level $ 40,20 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 26 sen, pada pukul 08:48 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun $ 1,91 ke level $ 39,94 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan terendah sejak Agustus 26. Volume total yakni sekitar 57 persen di bawah rata-rata 100-hari. Harga turun 11 persen pada November.

Brent untuk pengiriman Januari turun ke level $ 1,95, atau 4,4 persen, ke level $ 42,49 per barel di ICE Futures exchange London Eropa pada hari Rabu, penutupan terendah sejak Maret 2009. Minyak mentah patokan Eropa ini mengakhiri sesi dengan premi sebesar $ 2,55 untuk WTI. (hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.