Minyak Menguat Akibat Mogok Buruh di Kuwait Pangkas Produksi Minyak Mentah KontakPerkasa Futures, Minyak hentikan penurunan karena pemogokan di Kuwait memangkas produksi sebesar lebih dari setengah dari produsen terbesar keempat OPEC.

Minyak berjangka naik sebanyak 0,9 persen di New York, memangkas penurunan empat hari. Harga turun 1,4 persen pada hari Senin setelah para produsen terbesar di dunia gagal mencapai kesepakatan untuk membatasi pasokan mereka. Pemogokan buruh yang dimulai pada Minggu di Kuwait mengurangi produksi untuk hari kedua setelah produksi anjlok 60 persen menjadi 1,1 juta barel per hari.

Kesepakatan untuk membatasi produksi gagal sampai pada hari Minggu setelah Arab Saudi menegaskan pihaknya tidak akan menahan produksi tanpa komitmen dari produsen utama lainnya termasuk Iran, yang telah mengesampingkan pembekuan untuk saat ini. Produksi minyak mentah dan unit penyulingan Kuwait Petroleum Corp. bekerja untuk me-restart fasilitas dan menaikkan tingkat pengolahan dengan kapasitas penuh, kata para pejabat, pada hari Senin.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei, yang berakhir pada hari Rabu, naik sebanyak 35 sen menjadi $ 40,13 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 39,93 pada pukul 09:19 pagi waktu Tokyo. Harga pada hari Senin turun sebanyak 6,8 persen sebelum menetap di $ 39,78 per barel. Total volume perdagangan sekitar 61 persen di bawah rata-rata 100-hari. kontrak teraktif bulan Juni naik 9 sen menjadi $ 41,28 per barel.

Minyak Brent untuk pengiriman Juni naik sebanyak 29 sen, atau 0,7 persen, ke $ 43,20 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak bulan depan turun 19 sen menjadi $ 42,91 pada hari Senin. Minyak acuan global diperdagangkan lebih besar $ 1,66 dari WTI hingga Juni.(hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.