Minyak Mentah WTI Turun Terkait Peningkatan Ekonomi ASBloomberg, (03/01) — Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ke level terendahnya lebih dari dua minggu terakhir karena dollar menguat pada tanda-tanda membaiknya ekonomi AS.

Kontrak berjangka turun sebanyak 2,2 persen, tergelincir untuk hari ketiga dari level tertinggi selama dua bulan, sejalan klaim pengangguran AS jatuh dan bertumbuhnya sektor manufaktur. Federal Reserve mengawasi area tersebut untuk memutuskan seberapa cepat untuk mengurangi pembelian obligasi dimaksudkan untuk memicu pertumbuhan ekonomi. Dollar menguat terhadap euro dan ekuitas turun dari rekor tertingginya.

WTI untuk pengiriman Februari turun US $ 1,99, atau 2 persen ke level $ 96,43 per barel pada pukul 10:51 di New York Mercantile Exchange. Kontrak tersebut menyentuh $ 96,30, level terendah sejak 16 Desember. Semua volume kontrak yang diperdagangkan adalah 8,1 persen lebih tinggi dari rata-rata 100-hari untuk hari ini. Acuan minyak mentah AS naik 7,2 persen pada tahun 2013.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari turun $ 1,65, atau 1,5 persen, ke level $ 109,15 per barel pada bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Volume adalah 20 persen di bawah rata-rata 100 hari. Indeks acuan Eropa diperdagangkan pada posisi $ 12,72 premium untuk WTI. Brent tergelincir 0,3 persen pada 2013, penurunan tahunan pertama dalam lima tahun terakhir.

 Artikel: kontakperkasa futures.