Minyak Menuju Gain Pekan Keduanya Ditengah Rencana Venezuela KontakPerkasa Futures, Minyak menuju kenaikan mingguan kedua ditengah rencana Venezuela dan Rusia yang sepakat untuk mengatasi penurunan harga yang telah didorong lebih rendah di tengah melimpahnya pasokan global.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah naik 1,1% kemarin. Anggota OPEC Venezuela dan Rusia, yang merupakan eksportir minyak terbesar di luar kelompok, yang mencapai kesepakatan pada “inisiatif” untuk membawa stabilitas pada pasar, dikatakan oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro, menurut kantor berita negara AVN. Surplus minyak mentah dunia akan bertahan lebih lama dari yang diperkirakan, Societe Generale SA melaporkan pekan ini.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober di level $ 46,46 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 29 sen, di 11:18 pagi di Sydney. Kontrak naik 50 sen menjadi $ 46,75 pada hari Kamis. Volume semua kontrak berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 36% di bawah rata-rata 100-hari. Hargan naik 2,9% pada pekan ini%.

Jenis Brent untuk pengiriman Oktober tergelincir 20 sen menjadi $ 50,48 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Naik 18 sen menjadi $ 50,68 kemarin. Acuan minyak mentah Eropa diperdagangkan lebih tinggi dari $ 3,95 dibanding WTI.(hnm)

 

Artikel: kontakperkasa futures.