Minyak Meuju Gain Mingguan Pada Laba Dan Pemangkasan Produksi AS KontakPerkasa Futures, Minyak menuju kenaikan mingguan karena investor mengkaji pemangkasan pasokan dari AS ke Nigeria ditengah kembalinya beberapa output dari produsen Kanada setelah kebakaran hutan mereda.

Minyak berjangka turun sebanyak 1,2% di New York setelah naik 7,5% tiga sesi sebelumnya. Serangan militan telah memangkas produksi Nigeria sebanyak 600.000 barel per hari sedangkan produksi AS mengalami penurunan untuk pekan kesembilan. Enbridge Inc sedang menyiapkan pipa minyak pasirnya setelah kobaran api di Alberta, menurut Chief Executive Officer Al Monaco. Iran memproduksi minyak mentah pada tingkat pra-sanksi, Badan Energi Internasional mengatakan Kamis.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun sebanyak 54 sen menjadi $ 46,16 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 46,28 pada 08:56 pagi di Hong Kong. Kontrak naik 47 sen menjadi $ 46,70 pada hari Kamis, level penutupan tertinggi 3 November. Jumlah volume perdagangan sekitar 66% di bawah 100-hari rata-rata. Harga naik 3,6% pekan ini dan lebih dari 75% lebih tinggi dari rendah Februari.

Jenis Brent untuk pengiriman Juli berada di $ 47,74 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, turun 34 sen. Kontrak naik 48 sen menjadi ditutup pada $ 48,08 pada hari Kamis, mencatat 10% selama tiga sesi. Acuan minyak mentah global diperdagangkan lebih tinggi 66% hingga Juli dibanding WTI.(hnm)

Artikel: kontakperkasa futures.